Mengolah Limbah Kertas Menjadi Aneka Kerajinan

Aneka Kerajinan dari limbah kertas (dok. KM)
Aneka Kerajinan dari limbah kertas (dok. KM)

Banyaknya sampah rumah tangga sekarang ini banyak menimbulkan permasalahan mulai dari pencemaran hingga tempat pembuangan. Sampah limbah kertas dapat dimanfaatkan, salah satunya sebagai bahan kerajinan tangan. Sedikitnya bisa mengurangi limbah sampah meski tidak menyelesaikan secara total.

Kerajinan yang bisa dibuat menggunakan bahan dari kertas dan lem sebagai perekat. Mulai dari kertas koran bekas, stopmaf bekas, amplop bekas dan kartu undangan bekas – pokoknya kertas.

Teramat disayangkan jika kita diberi kartu undangan, setelahnya dibuang begitu saja selain menambah beban sampah, kadang bentuk dan warnanya begitu bagus dan indah.

Bentuk kerajinan yang saya buat berupa miniatur rumah adat dari kardus bekas, kapal Phinisi dari kartu undangan bekas, becak dari koran bekas, dan juga bunga mawar dari koran bekas dipadu dengan kertas origami karena bunga butuh warna warni yang indah.

Langkah awal membuat kerajinan tentunya berniat hendak buat kerajinan bentuk apa? Sebagai contoh kita akan buat miniatur kapal Phinisi, tentunya kita harus tahu dulu bentuknya. Bisa dari gambar foto atau boleh juga imajinasi. Siapkan bahan-bahan dan alatnya: kartu undangan bekas sebagai badan kapal, koran bekas sebagai tiang-tiang kapal dan kertas sebagai layar, boleh amplop bekas atau stopmaf bekas.

Advertisement

Untuk layar bisa diberi warna dengan cat air supaya tampilannya terlihat lebih menarik, dan benang untuk menambat layar ke tiang kapal, serta lem kertas sebagai perekat. Gunting untuk memotong dan kuas lukis. Kartu tersebut dibuat melengkung, lalu dilem dibentuk badan kapal, lalu koran bekas dilinting-linting hingga kecil dengan lem dilekatkan untuk penyangga layarnya. Setelah tiang layar berdiri, dipasang layarnya menggunakan benang yang kuat. Layar bisa diberi warna menggunakan cat air, bisa biru, kuning, ungu dan lain-lain sesuka selera.

Demikianlah kita bisa membuat minimal hiasan rumah sendiri, apalagi jika ada yang berminat bisa ada nilai ekonomisnya. Selamat mencoba!

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*