Komnas PA Klaim Pemkab Bogor Gagal Dalam Menjamin Keamanan Bagi Anak

BOGOR (KM) – Komnas Perlindungan Anak baru-baru ini menghebohkan masyarakat Kabupaten Bogor, terutama bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, lantaran menyebut Pemkab Bogor telah gagal menjamin keamanan bagi anak sehingga banyak terjadi kasus kekerasan dan kejahatan seksual kepada anak dibawah umur.

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan, pihaknya mencatat sebanyak 87 kasus kejahatan seksual yang terjadi di Kabupaten Bogor sepanjang tahun 2015 lalu.

“Seperti yang saya katakan setahun yang lalu, Bogor ini masuk daerah darurat kejahatan seksual terhadap anak,” ujarnya kepada wartawan saat mendatangi korban penusukan ibu dan anak di kawasan Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, Selasa (16/2/2016) kemarin.

Menurutnya, Pemkab Bogor telah gagal memberikan rasa aman kepada anak sehingga banyak terjadi kasus kejahatan terhadap anak-anak dibawah umur khususnya.

Advertisement

“Pemerintah sudah melakukan kealpaan dan penegakan hukum masih sangat lemah untuk kasus yang menimpa anak-anak,” tegasnya.

Dari 26 wilayah Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat, sambungnya, Kabupaten Bogor menempati peringkat ke tujuh dalam kasus kejahatan terhadap anak.

“Kalau Jawa Barat masuk urutan ke dua setelah DKI Jakarta, ini menjadi warning bagi pemerintah dan juga para orangtua,” terangnya.

Dia berharap, ada gerakan anti kekerasan terhadap anak dari masyarakat maupun pemerintah daerah untuk menentang hal yang merugikan anak tersebut.

“Impres nomer 5 tahun 2014 tentang gerakan nasional anti kekerasan kepada anak menjadi tanggungjawab pemerintah daerah untuk melaksanakan hal itu,” tukasnya. (Sahrul)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*