Kades Jayaraharja Telantarkan Pembangunan Jalan Desa, Warga Mengecam

Jalan desa di Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, yang terbengkalai (dok. KM)
Jalan desa di Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, yang terbengkalai (dok. KM)

SUKAJAYA, BOGOR (KM) – Warga masyarakat Kampung Gunung Jampang RT 03/02 Desa Jayaraharja Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor merasa geram dan kecewa atas pembangunan jalan Desa yang menghubungkan kampung Gunung Jampang dan Pasir Teula. Jalan sepanjang 600 m, lebar 2 m itu hanya dihampar batu beskos sekitar 200 m tanpa ada tindak lanjut yang maksimal dalam pengerasan jalan tersebut.

Pembangunan jalan yang rencananya akan dibeton tersebut bersumber dari Dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat sebesar Rp. 100.000.000 dari anggaran tahun 2015, namun telat dan baru turun awal bulan Januari 2016, hampir bersamaan dengan anggaran Dana Desa yang diterima oleh Desa Jayaraharja.

Pembangunan jalan Desa yang sudah di plot alokasi dananya menggunakan dana Banprov ini diduga ada penyelewengan anggaran dan terkesan asal-asalan dalam pembangunan jalan tersebut tanpa mengedepankan Indeks Kepuasan Publik.

Anim (54) salah satu warga kampung Gunung Jampang RT 03/02 merasa geram dan kecewa, menurutnya dari pihak desa hanya memberi tiga mobil dumtruk batu beskos, dan dirinya beserta masyarakat kampung Gunung Jampang dan dibantu dari warga RT lain yang sengaja membantu gotong royong mengambil batu yang cukup jauh untuk di hampar dan di susun sepanjang 200 m, setelah itu sampai sekarang tidak ada tindak lanjut yang maksimal dan tidak ada kepedulian dari pihak aparatur pemerintahan desa, LPM dan BPD terutama oknum Kades Jayaraharja yang berinisial Msr.

“Saya sangat khawatir akan banyak terjadi kecelakaan apalagi terhadap anak-anak kecil, batu-batunya tajam kalau terjatuh, aduh saya tidak bisa bayangkan, warga disini sebetulnya siap gotong royong apalagi ini untuk pembangunan jalan desa yang sangat vital untuk peningkatan perekonomian dan pendapatan masyarakat,” tutur Anim.

Jalan desa yang belum dilakukan pengerasan dan masih berupa hamparan batuan tajam membahayakan bagi anak-anak (dok. KM)

Jalan desa yang belum dilakukan pengerasan dan masih berupa hamparan batuan tajam membahayakan bagi anak-anak (dok. KM)

Senada dengan Anim, ketua RT. 03/02 Narwanto menjelaskan, “waktu itu saya diundang musyawarah desa dan disuruh untuk menggerakan masyarakat untuk gotong royong ngangkutin

Advertisement
batu untuk pembangunan jalan Desa, tidak ada pembentukan Pokmas atau Pokja untuk pembangunan jalan tersebut, saya tidak dikasih tahu anggarannya dari mana dan berapa, ada sekitar tiga mobil mereka kirim batu beskos”.

Permasalahan pembangunan jalan tersebut ada sedikit kendala dengan rumah Abah Sahim (60) yang terkena pelebaran sekitar 2 m. Ia menolak dikarenakan tidak ada penggantian yang jelas dari Kades, sedangkan untuk membangunnya lagi biaya dari mana baginya yang hanya warga miskin.

“Sebetulnya pihak desa memberikan 10 sak semen tapi apakah bisa cukup dengan semen saya membangun, pasir, bata dan bambu tidak dikasih, uang dari mana saya orang tidak mampu,” tutur Abah Sahim.

Dikonfirmasi di kediamannya, kades Jayaraharja menjelaskan bahwa dia sudah memberikan 10 sak semen ke Abah Sahim untuk memperbaiki bilamana rumahnya kena pelebaran jalan dan untuk pembangunan jalan dia alihkan untuk pembangunan jalan Lembur Situ. Permasalahannya adalah Abah Sahim tidak mau rumahnya terkena pelebaran dan minta ganti rugi.

Dikonfirmasi via telepon, Camat Sukajaya Mulyana mengatakan, “saya sudah tegur ke Kades Jayaraharja untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memberi tenggat waktu sampai akhir Febuari karena turun anggaranya pub awal Januari jadi masih ada waktu untuk menyelesaikannya,” tegas Mulyana.

Masyarakat Kampung Gunung Jampang berharap Kades Jayaraharja menyelesaikan pembangunan jalan desa tersebut karena sangat vital untuk peningkatan pendapatan masyarakat dan berharap adanya keterbukaan informasi publik tentang anggaran dan pembangunan desa. (Junaedi/Dian Pribadi)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*