Warga Galuga Minta Bupati dan Walikota Bogor Datang Langsung ke TPA

Masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Galuga merasa dirugikan. (dok. KM)
Masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Galuga merasa dirugikan. (dok. KM)

CIBUNGBULANG (KM) – Warga yang berada di tiga desa di sekitar TPA Galuga berharap agar pemerintah bisa turun langsung ke lokasi dan berdialog dengan warga yang tinggal di wilayah Desa Galuga, Desa Cijujung dan Desa Dukuh.

Minggu lalu, sekelompok massa turun aksi ke jalan dan menghadang truk-truk sampah yang membawa sampah dari kota dan kabupaten Bogor menuju tempat pembuangan akhir di Galuga. Hingga kini, belum ada kejelasan bagi warga sekitar TPA. Selama puluhan tahun, warga Galuga terkena dampak limbah sampah yang mengakibatkan sawah dan ladang tidak subur.

“Seharusnya warga yang terkena dampak sampah diajak musyawarah, jangan hanya sekelompok orang saja yang dilibatkan, dan kami ingin ada perbaikan di area TPA. Lahan-lahan kami tidak bisa ditanam padi lagi, jelas ini merugikan petani, dan kami berharap Bupati dan Walikota Bogor juga Dinas terkait bisa turun untuk meninjau dan bermusyawarah langsung dengan warga,” papar Madyadi, warga Galuga, Kamis (28/1).

Advertisement

Di tempat yang sama, pengurus sekretariat bersama Paguyuban Ormas Bogor Barat, mendampingi warga yang merasa tidak pernah di ajak musyawarah. “Kita akan membantu masyarakat dan mendampingi. Selama ini ada oknum yang mengatasnamakan warga, seharusnya masyarakat dilibatkan untuk bermusyawarah dengan pemerintah. Apa yang terjadi di lapangan harus di ketahui oleh semuanya. Berbicara penutupan itu bukan atas nama warga, tapi mereka hanya mambawa bendera kelompok. Yang mewakili atas nama rakyat itu seharusnya mengajak warganya. Dan masyarakat ingin mengetahui MOU yang hari ini akan di bahas oleh pemerintah,” pungkas Aditiya, pengurus Paguyuban Ormas Bogor Barat.

Perpanjangan kontrak yang belum diketahui oleh warga Galuga rupanya membuat benturan kepada kelompok masyarakat, dan masyarakat yang menjadi korban kepentingan sekelompok orang yang mengatasnamakan rakyat. (Farid)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*