Tak Melunasi Iuran Sekolah, Siswa SD Diintimidasi

pungli sekolah
Ilustrasi Pungli di sekolah

Bogor,(KM) – Situasi tidak menyenangkan harus dialami salah satu siswa Sekolah Dasar Eka Wijaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Pasalnya, siswa tersebut merasa ada intimidasi dari pihak sekolah lantaran dirinya dikatakan oleh pihak sekolah masih ada tunggakan yang harus dibayarkan beberapa waktu lalu.

Padahal, sebelum siswa tersebut memulai menjadi siswa di SD Eka Wijaya, dirinya sudah mendapatkan rekomendasi dan keringanan biaya karena ditulis sebagai anak dari seorang staf guru dan hanya membayar harga pendaftaran sebesar Rp.825.000 dari harga normal Rp.3.300.00, karena mendapat diskon uang pangkal 2013.

“Namun di tengah perjalanan anak saya harus membayar kekurangan karena mendapat surat pemberitahuan dari Kepsek SD Eka Wijaya, Rugun Tangan sebanyak Rp.2.475.000,”ujar penuturan orang tua murid berinisial AI pada KupasMerdeka.com, minggu (29/11/15).

Kata dia, karena merasa sudah melunasi pembayaran karena mendapat diskon, dirinya tak mau melunasi uang tersebut. Namun imbasnya, anaknya terus mendapatkan intimidasi dari pihak sekolah.

Advertisement

“Anak saya jadi ketakutan karena mendapat tekanan dari Kepsek dan guru, sampai-sampai anak saya tidak diperbolehkan ke WC dan sering mendapat sasaran kesalahan,”keluhnya.

“Setahu saya, kejadian seperti ini sering terjadi seperti belum bayar SPP ga boleh ikut ujian, guru juga banyak yang di PHK sepihak karena ga mau ikut aturan sekolah yang melenceng dari nilai pendidikan,”paparnya

AI pernah beberapa kali mendatangi Polres Bogor untuk mengadu dan menuntut sekolah karena ada intimidasi dan dugaan unsur pemerasan, namun hingga kini Polres Bogor tidak pernah menanggapi aduannya dan disuruh mendapatkan bukti otentik jika memang ada unsur pemerasan dan penipuan. (Faizal/aril/sahrul)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*