PT Sayaga Wisata Kab. Bogor Minta Modal ke Bupati dan DPRD

BOGOR (KM) – PT Sayaga Wisata meminta tambahan anggaran kepada Bupati dan DPRD dalam bentuk penyertaan modal sebesar Rp. 25 miliar pada tahun anggaran 2016 mendatang. Kabarnya, baik DPRD maupun Bupati Nurhayanti bakal menyetujui pemberian modal kerja bagi perusahaan daerah kelima itu sebesar Rp 100 miliar yang dikucurkan secara bertahap hingga empat tahun. “Uang pemberian dari pemerintah itu akan kita pakai untuk modal kerja, karena tanpa adanya bantuan modal, bagaimana perusahaan mau berjalan,” kata Direktur Utama PT. Sayaga Wisata Supriyadi Jupri, baru-baru ini.

Supriyadi menjamin uang titipan itu tidak akan dibelanjakan untuk program atau kegiatan yang tak menghasilkan uang. “Kami juga takut, yang jelas uang titipan itu penggunaanya jelas dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya kepada kupasmerdeka.com, Jum’at (9/10/2015).

Lebih lanjut, Supriyadi mengatakan sebagai perusahaan baru yang dibentuk tahun 2015 ini, pihaknya tak mungkin memberikan deviden kepada pemerintah daerah selaku pemilik modal dan perusahaan. “Tiga tahun dipastikan kami tak akan memberikan keuntungan ke pemda. Tapi mulai tahun keempat, Insya Allah ketika semua bisnis yang dirancang berjalan, kewajiban memberikan deviden  akan kita tunaikan,”jelasnya.

Supriyadi optimis perusahaan yang dipimpinnya itu akan tumbuh menjadi korporasi yang sehat dan dapat diandalkan pemerintah daerah dalam mendulang pendapatan asli daerah (PAD), pasalnya dari hasil pengamatan dan kunjungannya kekebeberapa kecamatan banyak potensi wisata di Kabupaten Bogor ini yang layak dijual ke wisatawan. “Memang semuanya masih mengandalkan wisata alam dan budaya. Tapi itulah yang menjadi modal berharga bagi kami, sebab sekarang ini wisata alam dan budaya sedang digandrungi oleh wisatawan baik domestic maupun mancanegara,”ungkapnya.

Dilain pihak Ketua Komisi II DPRD Yuyud Wahyudin, menambahkan modal kerja sangat diperlukan PT. Sayaga Wisata. “DPRD setuju memberikan bantuan modal sebesar Rp 100 miliar, karena program kerja yang dipaparkan direksi PT. Sayaga Wisata itu masuk akal dan jelas perhitungan bisnisnya,”terangnya.

Yuyud menjelaskan, sebelumnya dalam pemaparan untuk program 2016, direksi Sayaga meminta bantuan modal sebesar Rp 150 miliar. “Ajuan direksi itu tak dapat kita kabulkan, karena terbatasnya anggaran, sehingga yang kita setujui hanya Rp 25 miliar namun uang itu tak diberikan sekaligus tapi bertahap hingga empat tahun, dan di APBD 2016 nanti, bantuan modal yang akan diterima Sayaga nilainya sebesar Rp 25 miliar,” pungkasnya. (Harun)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*