22 Camat Tak Ikut Paripurna, Bakal Kena Sanksi Tegas

Ketua DPRD Bogor Ade Ruhandi
Ketua DPRD Bogor Ade Ruhandi.

BOGOR (KM) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi, geram lantaran dalam rapat paripurna DPRD dengan agenda pengesahan rancangan APBD perubahan dan risalah tanah antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan Hotel New Ayudha yang dilaksanakan Senin (28/09) sore kemarin di Gedung Serba Guna I Setda, tidak dihadiri oleh 22 camat dari 40 camat yang berada di Kabupaten Bogor.

Ade menganggap bahwa tingkah para camat itu terkesan tidak menghargai Bupati Nurhayanti sebagai pimpinannya.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor meminta Bupati Bogor Nurhayanti ataupun Sekretaris Daerah Adang Suptandar selaku orang yang bertanggung jawab dalam Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) agar dapat menindak tingkah laku para camat tersebut.

“Ini kan rapat paripurna yang cukup padat dan seharusnya para camat itu menghadiri rapat ini sebagai bentuk penghargaan mereka terhadap seluruh anggota DPRD, apalagi kebijakan DPRD ini mendesak karena harus paling lambat diputuskan pada tanggal 30 September mendatang,” kata Ade Ruhandi kepada kupasmerdeka.com, Senin (28/9/2015) sore.

Advertisement

Pria yang akrab disapa Ade Jaro ini menambahkan, dalam hal ini tentu Sekda harus mengkonfirmasi para camat, apakah ketidakhadirannya apakah karena rakyat lebih membutuhkan mereka atau karena memang mereka tidak kompak terhadap Bupati atau DPRD.

“Sekda harus mengonfimasi alasan ketidakhadiran mereka, dan apakah mereka mewakilkan kepada Sekretaris Camat. Saya juga melihat ada satu camat yang sering tidak menghadiri dalam rapat paripurna serta perannya di masyarakat juga tidak aktif, maka sesuai undang-undang harus digeser,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Hj Nurhayanti menegaskan, dirinya akan segera mengkonfirmasi kepada 22 camat yang tidak hadir dalam rapat paripurna kali ini, kalaupun mereka tidak hadir karena melayani masyarakat, maka ia pun memakluminya bila perlu mendukung ketidakharian para camat tersebut.

“Saya memakluminya apabila mereka ada alasan yang jelas seperti melayani masyarakat dan apabila ketidakhadirannya karena tidak disiplin maka akan saya tegur, baik itu oleh saya ataupun Adang Suptandar selaku Sekda,” tutupnya. (Harun)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*