Menu MBG di SDN Cipinang 03 Tercemar Ulat, KNPI Rumpin Desak Dapur Penyedia Dievaluasi
BOGOR (KM) – seekor ulat ditemukan dalam salah satu ompreng Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa SDN Cipinang 03, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Kamis (5/11). Temuan itu langsung menuai sorotan.
Ulat tersebut ditemukan pada menu sayuran, tepat saat para siswa hendak menyantap makanan dari program MBG tersebut.
Ketua Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Rumpin, Abdul Alam, menegaskan temuan ini bukan persoalan sepele. Menurutnya, kualitas makanan MBG harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kesehatan dan keselamatan siswa sebagai penerima manfaat.
Ia menekankan, program MBG semestinya menjamin makanan yang layak, bersih, aman, dan memenuhi standar kesehatan. Karena itu, adanya ulat dalam makanan menunjukkan adanya persoalan dalam pengawasan.
“Kami mempertanyakan proses pemorsian makanan yang dilakukan pihak dapur penyedia MBG. Pengawasan seharusnya dilakukan sejak pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga makanan diterima oleh para siswa,” kata Alam.
Alam juga menyinggung dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut, jika terbukti ada kelalaian dari oknum pencari keuntungan, hal itu jelas merugikan penerima manfaat.
“Jika dugaan indikasi penyimpangan tersebut terbukti akibat kelalaian oknum pencari keuntungan, tindakan tersebut jelas merugikan penerima manfaat dan mencederai komitmen program nasional yang beranggaran besar,” ungkap Alam saat dikonfirmasi, Kamis (5/11).
Sebagai tindak lanjut, Alam mendorong dilakukan pengawasan lebih ketat dan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) penyediaan MBG. Ia juga meminta penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran.
Ia bahkan menegaskan, dapur operasional yang terbukti melakukan kelalaian serius harus dikenai sanksi hingga penutupan.
Hingga berita ini dimuat, pihak terkait belum memberikan klarifikasi dan tanggapan mengenai temuan ulat dalam menu MBG di SDN Cipinang 03 tersebut. Hak jawab dari berbagai pihak akan dimuat ulang dalam pemberitaan ini
Reporter: Septiawan
Leave a comment