Pria paruh Baya di Jasinga Babak Belur Setelah Dianiaya Tetangga
BOGOR (KM) – Seorang pria paruh baya berinisial S, warga Kampung Nanggung, Desa Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan tetangganya berinisial MS pada Minggu malam (18/10).
Akibat kejadian tersebut, S mengaku mengalami luka di bagian rahang dan mulut serta mendapat pukulan di bagian perut. Bahkan, satu gigi bagian kanan korban disebut copot hingga mulutnya mengeluarkan darah.
“Iya, mulut mengeluarkan darah, gigi copot,” kata S saat menceritakan kondisi yang dialaminya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan, dugaan penganiayaan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan jual beli tanah yang disebut tidak melibatkan M S.
Peristiwa itu terjadi di halaman rumah ketua RW setempat. Setelah kejadian, Salamun mengaku telah menjalani pemeriksaan visum untuk mendokumentasikan luka yang dialaminya. Ia juga melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Jasinga.
S berharap laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian dapat segera ditindaklanjuti secara profesional dan transparan.
“Saya minta penganiayaan ini harus ditangani secara serius, profesional, dan transparan,” tegasnya.
Dirinya juga meminta pihak berwajib dapat mengusut tuntas perkara tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk mengungkap kronologi kejadian.
Sementara itu, Kapolsek Jasinga, AKP Agus Hidayat membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut.
“Laporannya sudah kami terima. Perkara ini juga menjadi atensi kami,” ucap Agus, Selasa (20/10).
Reporter: Septiawan
Leave a comment