PETISI 26 Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Siap Kawal Anggaran Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Bogor
BOGOR (KM) — Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu melalui PETISI 26 Tolak Korupsi menegaskan komitmennya mengawal tata kelola pemerintahan Kabupaten Bogor, khususnya transparansi anggaran dan pelaksanaan program pembangunan di lingkungan eksekutif maupun legislatif.
Pembina PETISI 26, Dian Asmara atau Kang Paul, menyampaikan komitmen tersebut dalam dialog bersama Syatir Mannawing, Sabtu malam (18/10/2026). Ia mengatakan gerakannya mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat serta respons positif dari unsur pemerintah daerah dan DPRD.
Menurut Dian, perjuangan antikorupsi tidak boleh berhenti pada demonstrasi, tetapi harus dilanjutkan melalui konsolidasi organisasi, pengawasan berkelanjutan, dan penelusuran berbasis data.
“Kesepakatannya adalah bagaimana kita bersama-sama berjuang memerangi korupsi di Kabupaten Bogor. Bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan komitmen melakukan pengawasan,” ujarnya.
Salah satu persoalan yang disoroti ialah informasi mengenai pembangunan drainase di Kelurahan Tengah yang disebut telah direncanakan atau dianggarkan pada 2025, tetapi hingga 2026 belum terlihat realisasinya. PETISI 26 menilai persoalan tersebut perlu ditelusuri melalui pemeriksaan dokumen anggaran dan klarifikasi instansi terkait.
Dian menegaskan, setiap dugaan penyimpangan harus ditangani berdasarkan data dan fakta, bukan sekadar tuduhan. Karena itu, verifikasi serta keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran daerah dapat dipertanggungjawabkan.
PETISI 26 juga dituntut menjaga independensi meskipun membangun komunikasi dengan pemerintah dan DPRD. Dukungan politik maupun pertemuan dengan pejabat, menurut prinsip pengawasan publik, harus bermuara pada tindakan nyata.
PETISI 26 menegaskan pengawasan tidak boleh berhenti pada komitmen. Transparansi anggaran, kejelasan realisasi pembangunan, dan tindak lanjut atas setiap dugaan penyimpangan harus menjadi ukuran nyata keseriusan pemberantasan korupsi di Kabupaten Bogor.
Reporter: Gast
Leave a comment