Ledakan Diduga Bahan Kimia Terjadi di PT LG Electronics Indonesia, Rumah Warga Cirarab Rusak
TANGERANG (KM) – Ledakan diduga terjadi di area perusahaan PT LG Electronics Indonesia yang berada di wilayah RT 02/RW 02, Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Peristiwa tersebut dilaporkan menimbulkan getaran cukup kuat hingga menyebabkan kerusakan pada salah satu rumah warga yang berada di sekitar lokasi perusahaan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Salah seorang warga yang rumahnya terdampak, Jojon, mengatakan dirinya sedang duduk di rumah ketika mendengar beberapa kali suara dentuman sebelum akhirnya terjadi ledakan yang lebih keras.

“Saya sedang duduk sekitar jam sembilan lewat. Saya dengar ada suara dentuman kecil dua kali. Pas yang ketiga kali baru terjadi ledakan kencang,” ujar Jojon.
Menurut Jojon, setelah mendengar ledakan keras, dirinya langsung berlari ke bagian belakang rumah karena mengetahui orang tuanya berada di sana. Saat itu, kondisi di sekitar rumah disebut sudah dipenuhi asap dan bau menyengat.
Ia bersyukur orang tuanya tidak mengalami cedera akibat kejadian tersebut.
Jojon menyebut jarak antara mesin di area perusahaan dengan rumahnya diperkirakan hanya sekitar lima meter. Ia juga mengaku sebelumnya tidak mengetahui adanya pemasangan gas atau instalasi tertentu di sekitar lokasi perusahaan karena tidak ada pemberitahuan kepada warga.
“Kami sebelumnya tidak tahu karena memang tidak ada pemberitahuan ke warga untuk memberi tahu bahwa di situ akan dipasang gas,” katanya.
Warga juga menyampaikan bahwa kerusakan rumah akibat getaran ledakan diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Selain kerugian material, Jojon mengaku kejadian tersebut juga berdampak terhadap kondisi psikologis keluarganya.
Warga menduga ledakan berkaitan dengan bahan kimia MDI (methylene diphenyl diisocyanate) yang digunakan dalam proses industri. Dugaan tersebut, menurut warga, muncul karena ditemukan material yang diduga berkaitan dengan MDI di sekitar lokasi setelah kejadian.
Namun, penyebab pasti ledakan hingga kini belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan serta penyelidikan dari pihak berwenang dan instansi teknis terkait.
Kepala Seksi Bina Hukum pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Sandi Nugraha, turut menanggapi insiden tersebut.
Saat dihubungi wartawan melalui pesan elektronik, Sandi mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke perusahaan untuk memastikan sumber serta aktivitas yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
“Kita akan melakukan pengecekan ke PT LG untuk memastikan sumber ledakan tersebut berasal dari aktivitas atau kegiatan apa?” ujar Sandi.
Pengecekan tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai sumber ledakan, termasuk memastikan apakah kejadian berkaitan dengan aktivitas operasional, instalasi tertentu, maupun bahan yang digunakan dalam kegiatan perusahaan.
Jojon berharap pihak perusahaan segera melakukan tindak lanjut terhadap kejadian tersebut, termasuk memastikan kondisi instalasi dan sistem keselamatan perusahaan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Saya berharap perusahaan menindaklanjuti perihal ledakan ini demi keamanan dan kenyamanan. Untuk ke depannya supaya tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Ia juga meminta adanya komunikasi yang lebih baik antara perusahaan dengan masyarakat sekitar. Menurutnya, selama ini warga telah beberapa kali menyampaikan keluhan, namun belum mendapatkan tanggapan yang diharapkan.
“Semoga ke depannya ada komunikasi antara perusahaan dan masyarakat. Kalau kita komplain, selama ini selalu tidak ditanggapi. Mudah-mudahan keluhan warga yang berdekatan dengan perusahaan bisa ditanggapi,” tuturnya.
Sementara itu, dalam upaya memperoleh konfirmasi mengenai insiden tersebut, awak media mendatangi PT LG Electronics Indonesia dan bertemu dengan pihak manajemen.
Namun, pihak manajemen belum memberikan penjelasan mengenai insiden ledakan yang terjadi maupun dugaan bahan atau instalasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen menyampaikan bahwa terdapat titipan dari pihak PT LG Electronics Indonesia untuk wartawan. Namun, wartawan menegaskan bahwa kedatangannya ke perusahaan semata-mata untuk mencari informasi dan meminta klarifikasi terkait insiden ledakan yang terjadi, bukan untuk menerima pemberian dalam bentuk apa pun.
Awak media kemudian tetap meminta keterangan resmi dari pihak perusahaan mengenai kronologi kejadian, dugaan penyebab ledakan, kondisi instalasi di sekitar lokasi, serta langkah penanganan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak PT LG Electronics Indonesia mengenai penyebab ledakan, jenis instalasi atau bahan yang diduga terlibat, serta langkah penanganan terhadap kerusakan rumah warga.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kejadian, tingkat kerusakan, serta aspek keselamatan lingkungan dan masyarakat di sekitar kawasan perusahaan.
Reporter: Luky
Leave a comment