Jokowi dan Gibran Kini Telah menjadi Bidak Catur Kekuasaan Prabowo? 

Kolom oleh: Muslim Arbi -Pengamat

 

Setidak nya topik tulisan ini merekam situasi politik kekinian. Antara Gank Solo vs Istana Merdeka Utara.

 

Siapa bilang Prabowo masih di bawah bayang – bayang Jokowi? Salah besar. Jika selama ini publik anggap Prabowo masih di remote oleh Jokowi.

 

Dalam ilmu perang taktik atau lebih bisa di bilang trik. Se olah-olah Prabowo masih setia pada Jokowi. Keliru. Bisa jadi selama ini – teriakan lantang Hidup Jokowi – Hidup Jokowi oleh Prabowo – yang bikin banyak kalangan yang marah dan benci pada Jokowi – juga marah pada Prabowo. Bisa jadi itu cuman trik doang.

 

Nampak nya semua yang di lakukan Prabowo selama dua tahun kekuasaan ya dengan muji-muji Jokowi sebagai guru politik nya. Semua terbantahkan setelah sejumlah langkah yang di lakukan Prabowo untuk mereformasi kekuatan dan pengaruh Jokowi yang masih grecoki selama ini.

 

Publik dan sejumlah tokoh berteriak soal pergantian Kapolri dan mereshuffle kabinet serta membersihkan orang Jokowi – The Jokowi man mulai terlihat setelah Sigit dan Pratikno di copot.

 

Naik nya Kapolri Baru dan pembersihan total di tubuh kepolisian oleh Jendral Suyudi itu mengindikasikan pembersihan total di tubuh kepolisian agar polisi kembali ke Citra nya dengan moto Polisi Bersama Rakyat.

 

Dugaan kuat selama ini polisi di era Sigit lebih cenderung melayani kekuasaan ketimbang melayani Rakyat.

 

Tagline Polisi Bersama Rakyat dapat di maknai polisi harus sudah kembali ke jati diri nya bersama Rakyat dan bukan untuk pelayan kekuasaan.

 

Dalam sejumlah kasus terkait selama 10 tahun kekuasaan Jokowi muncul istilah Parcok. Partai Cokelat yang menyindir arah kepolisian seolah di belokkan untuk melayani kekuasaan dan tidak melayani Rakyat. Meski memegang motto: Polisi, Melindungi, Mengayomi dan Melayani Rakyat.

 

Dalam dugaan Ijazah UGM palsu. Terlihat Jokowi sangat terlindungi karena orang – orang yang mempersoalkan Ijazah UGM nya di penjara seperti Bambang Tri dan Gus Nur. Juga Roy Suryo dan Dr Tifa harus berurusan dengan pengadilan. Demikian sejumlah nama yang lain masih dalam status tersangka seperti: Rizal Fadilah, Kurnia dan Rustam.

 

Penanganan kasus Ijazah UGM Joko Widodo ini menjadi catatan yang masih di pertanyakan oleh publik soal sikap Polisi selama ini.

 

Termasuk juga nama Joko Widodo yang sering disebut oleh sejumlah mantan Mentri nya seperti Tom Lembong, Yaqut, Nadiem Makarim, dan juga Sekjen PDIP Hasto Kristianto. Tidak dapat di sentuh oleh Pengadilan.

 

Dalam sesi foto bersama pada HUT TNI 5 Oktober lalu terlihat Presiden Prabowo tidak bersalaman lagi dengan Jokowi. Penyebutan nama Jokowi dalam oleh Presiden Prabowo tidak lagi disertai gelar Insinyur seperti selama ini.

Pada saat nonton bola di senayan Jokowi terlihat tidak lagi duduk sederet di kursi bersamaan dengan Prabowo sebagaimana foto yang beredar Prabowo di apit oleh Jokowi dan Gibran pada pada upacara bendera HUT RI 17 Agustus lalu.

 

Memang saat Mahkamah Konsitusi (MK) membacakan putusan soal Gugatan Ijazah Gibran Jokowi bertandang ke Kertanegara dan MK memutuskan tidak memakzulkan Gibran dan hanya membuktikan secara meyakinkan Gibran tidak memiliki Ijazah setingak SMA saat mengikuti Pilpres 2024. Dan putusan itu akan di bawa ke DPR – MPR untuk Proses Pemakzulan. Dan akan menjadi papan catur politik yang mengancam kelangsungan dinasty politik Joko Widodo.

 

Dan semua rangkaian peristiwa di atas memperlihatkan Joko Widodo berserta puteranya – Gibran Rakabuming Raka menjadi Bidak Politik Prabowo untuk lakukan konsolidasi kekuatan untuk membenahi carut-marut negeri ini yang di kelola secara salah oleh rezim dinasti Jokowi selama ini.

 

Dan Prabowo segera akan mendapat dukungan Rakyat dan dukungan Parlemen untuk membenahi bangsa ini.

 

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA

Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.