Empat Bekal Hidup: Jaga Iman, Bersihkan Hati, Tebar Kebaikan

Foto: Aktivis Bogor, Hero Akbar

Kolom oleh Hero Akbar/ Moses *)

 

Ada manusia yang menghabiskan usia mengejar kekayaan, tetapi kehilangan ketenangan. Sibuk melihat keberhasilan orang lain, tetapi lupa mensyukuri nikmat sendiri. Ketika usia menua, barulah disadari bahwa harta tak menjamin kebahagiaan dan kedengkian hanya melahirkan kegelisahan.

 

Dalam menjalani kehidupan, ada empat bekal yang perlu kita miliki.

 

Pertama, kendalikan ambisi. Milikilah cita-cita, tetapi jangan menghalalkan segala cara hingga melupakan nilai kejujuran dan rasa syukur.

 

Kedua, jauhi syirik. Jagalah kemurnian iman dan jangan menjadikan harta, jabatan, atau manusia sebagai sesuatu yang menyaingi Allah dalam penghambaan.

 

Ketiga, buang iri dan dengki. Kebahagiaan orang lain bukan ancaman bagi kita. Belajarlah bersyukur tanpa harus merendahkan atau menjatuhkan sesama.

 

Keempat, perbanyak sedekah. Jangan menunggu kaya untuk berbagi. Sekecil apa pun pemberian yang tulus, bisa menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan.

 

Pada akhirnya, hidup bukan tentang seberapa banyak yang kita kumpulkan, melainkan seberapa kuat iman, seberapa bersih hati, dan seberapa besar manfaat yang kita berikan.

 

Jangan sampai kita sibuk mengejar dunia, tetapi lupa kepada Allah; iri terhadap nikmat sesama, tetapi lupa berbagi. Sebab kemuliaan hidup terletak pada iman, syukur, dan keikhlasan.

 

*)- Pendiri kupasmerdeka.com

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.