Dua Tuntutan Warga Kelurahan Tengah: Drainase Musrenbang 2025 Tak Kunjung Dibangun dan Kejelasan Hadiah Rp1 Miliar
BOGOR (KM) – Dua persoalan mencuat di Kelurahan Tengah, Kabupaten Bogor. Warga mempertanyakan nasib pembangunan drainase yang menjadi usulan Musrenbang 2025 dan kejelasan hadiah Kelurahan Terbaik senilai Rp1 miliar.
Tuntutan itu disuarakan Dian Asmara yang akrab disapa Paul, pada Rabu malam (14/10). Ia menyampaikan aspirasi warga RW 09, RT 04 yang hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah daerah.
Untuk pembangunan drainase, warga menilai usulan yang telah dibahas dalam forum resmi Musrenbang belum menunjukkan progres hingga pertengahan Oktober 2026. Warga pun mendesak adanya penjelasan terbuka terkait status penganggaran, penyebab keterlambatan, hingga kapan pekerjaan akan dieksekusi di lapangan.
“Jangan sampai aspirasi Musrenbang hanya berhenti di atas kertas. Warga butuh kepastian, bukan janji,” ujar Paul saat menyampaikan aspirasi tersebut.
Persoalan kedua yang tak kalah disoroti adalah penghargaan Kelurahan Terbaik se-Kabupaten Bogor. Informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan Kelurahan Tengah memperoleh hadiah Rp1 miliar yang rencananya direalisasikan pada tahun 2026.
Namun hingga kini, warga mengaku belum mendapat informasi resmi mengenai mekanisme pencairan, peruntukan anggaran, maupun kendala yang dihadapi pemerintah. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor tidak memberikan penjelasan secara lisan semata, melainkan keterangan tertulis dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan spekulasi liar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Bogor dan dinas terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi.
Reporter: Gats
Editor: Yoe
Leave a comment