Puluhan Wartawan Kawal Rp3,14 Triliun, Dimana Wartawan UKW di Bandung Barat Yang Awasi Anggaran Pemerintah Bandung Barat?
BANDUNG (KM)— Fakta mencengangkan datang dari Ketua Kelompok Kerja Wartawan Kabupaten Bandung Barat (Pokja Wartawan KBB).
Di daerah dengan penduduk hampir 2 juta jiwa dan anggaran APBD mencapai Rp3,14 triliun, jumlah wartawan yang benar-benar aktif, tersertifikasi, dan konsisten turun ke lapangan hanya berkisar 32–40 orang.
“Dari sekitar 120 media yang mengaku beroperasi di KBB, yang terverifikasi keberadaannya hanya puluhan. Wartawan yang memiliki Sertifikat Uji Kompetensi (UKW) baru 38 orang, dan yang setiap hari benar-benar meliput di lapangan hanya 32–40 orang. Selebihnya? Muncul saat ada undangan, lalu hilang,” tegas Ketua Pokja Wartawan KBB, Selasa (22/9/2026).
Kondisi ini menimbulkan ketimpangan besar. Satu wartawan berintegritas harus mengawal hampir 60.000 jiwa penduduk dan mengawasi pengelolaan anggaran lebih dari Rp100 miliar.
Beban pengawasan publik jelas tidak sebanding dengan jumlah pengawas yang ada. Celah penyimpangan pun terbuka lebar tanpa kontrol sosial yang memadai.
“Inilah sebab banyak kebijakan dan anggaran pemerintah berjalan tanpa pengawasan ketat. Meski jumlah kami terbatas, kami bertekad tetap bersatu dan bersuara lantang,” tegasnya.
“Kebenaran tidak boleh berhenti hanya karena wartawan di KBB sedikit,” pungkas Ketua Pokja Wartawan KBB.
Reporter: rso
Leave a comment