Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Cibeber, FBI DPC Cianjur Salurkan 16.000 Liter Air untuk Warga

CIANJUR (KM) — Kemarau panjang yang berlangsung sekitar enam bulan mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur. Salah satunya dirasakan warga Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, yang kini menghadapi kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Kondisi tersebut mendorong Front Bodyguard Independent (FBI) DPC Cianjur turun langsung membantu masyarakat dengan menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki berkapasitas 16.000 liter.

 

Ketua FBI DPC Cianjur, Dody Sadewo, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

 

“Kami menyediakan mobil tangki berkapasitas 16.000 liter untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, khususnya untuk kebutuhan konsumsi dan keperluan sehari-hari,” ujar Dody Sadewo.

 

Menurut Dody, kegiatan tersebut juga telah disosialisasikan kepada jajaran FBI sebagai bagian dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi kondisi yang membutuhkan kepedulian bersama.

 

Ia menegaskan, slogan FBI Solid tidak hanya menjadi semboyan organisasi, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

 

“Solid bagi kami memiliki makna adanya kepedulian dan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. Ketika ada warga yang terdampak musibah atau kesulitan, kami harus bisa hadir dan membantu sesuai kemampuan,” katanya.

 

Sementara itu, salah seorang warga Desa Cihaur, Hesti, menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih yang diberikan FBI DPC Cianjur.

 

Menurutnya, kondisi kekeringan membuat warga kesulitan memperoleh air. Sejumlah sumur warga bahkan disebut mulai mengering.

 

“Bantuan dari FBI sangat membantu sekali. Di daerah Desa Cihaur, air bersih sangat langka. Sumur-sumur banyak yang mengering. Kalau pun ada sumber air bersih, kami harus menempuh jarak berkilo-kilometer,” ungkap Hesti saat ditemui awak media.

 

Hesti pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada FBI DPC Cianjur yang telah turun langsung membantu masyarakat.

 

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Mudah-mudahan bantuan seperti ini bisa terus dilakukan selama warga masih mengalami kesulitan air,” ujarnya.

 

Krisis air bersih akibat kemarau panjang tersebut diharapkan menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk pemerintah dan elemen masyarakat, agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi.

 

Bagi warga Desa Cihaur, bantuan air bersih bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan sangat berarti di tengah kondisi sumber air yang semakin terbatas.

 

Reporter: Jimy

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.