Gubernur Jatim Berpesan kepada Ustadz Nafi’ Unnas: Perbanyak Shalawat untuk Raih Kemuliaan Dunia-Akhirat
SURABAYA (KM) – Majelis “Jemur Wonosari Bershalawat” yang digelar pada Ahad malam (12/7) menghadirkan banyak pelajaran berharga bagi ribuan jamaah yang hadir. Selain mempererat ukhuwah dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, acara ini juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C.) Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., menyampaikan pesan sarat makna kepada Ustadz Nafi’ Unnas, S.Ag., M.Pd. Ustadz Nafi’ merupakan dosen Bahasa Arab UIN Sunan Ampel Surabaya sekaligus Pembimbing Umrah Samira Travel Jawa Timur.
Di sela-sela acara yang berlangsung khidmat, Khofifah berpesan agar para pendakwah dan masyarakat senantiasa memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bekal kehidupan.
“Perbanyak shalawat. Insya Allah akan dimuliakan Allah di dunia dan di akhirat,” ujar Khofifah.
Menurut Khofifah, shalawat adalah amalan dengan keutamaan luar biasa. Selain wujud cinta kepada Rasulullah, shalawat juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menghadirkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
“Orang yang dekat dengan Rasulullah melalui shalawat akan mendapatkan banyak keberkahan dalam hidupnya. Karena itu, mari kita jadikan shalawat sebagai amalan harian yang terus dijaga,” tambahnya.

Pesan ini mendapat perhatian khusus dari Ustadz Nafi’ Unnas. Baginya, nasihat tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas dakwah dan pengabdian masyarakat harus selalu beriringan dengan penguatan spiritual.
“Shalawat adalah amalan yang ringan di lisan, tetapi berdampak sangat besar bagi kehidupan seorang muslim. Nasihat Ibu Gubernur menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghidupkan shalawat dalam setiap aktivitas dakwah dan pelayanan kepada umat,” ungkap Ustadz Nafi’.
Majelis yang turut menghadirkan Gus Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) ini berlangsung penuh kekhidmatan. Ribuan jamaah antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pembacaan shalawat, doa bersama, hingga tausiyah keagamaan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh ketenangan spiritual, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW demi meraih kebahagiaan yang hakiki.
Dengan semangat shalawat yang menggema, majelis ini menjadi pengingat bahwa kemuliaan sejati tidak sekadar diukur dari capaian duniawi, melainkan dari kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Reporter: Redho / Fitriyadi
Editor: Yoe
Leave a comment