DLempis Gelar Black Tea Bearer Reunion, Ratusan Pelempar Pisau Nasional Kumpul di Bandung
BANDUNG (KM) – D’Lempar Pisau Indonesia (DLempis) menggelar Black Tea Bearer Reunion, perlombaan lempar pisau dan kapak nasional yang sekaligus menjadi ajang silaturahmi tahunan komunitas lempar pisau se-Indonesia.
Kegiatan berlangsung 18–19 Juli 2026 di Lapangan Lempar Pisau SOR Hoki Cikutra, Jalan Cikutra No. 205, Kota Bandung. Acara dibuka Ketua Umum DLempis, Taufik Wijaya, Sabtu (18/7/2026).
Taufik yang juga Ketua Panitia menjelaskan, tahun ini peserta diperluas. Jika sebelumnya eksklusif untuk anggota Black Tea, kini turut melibatkan calon Black Tea dan tamu undangan, termasuk komunitas Lempar Pisau Kreasi Nasional (Lempiknas).
“Dulu pesertanya eksklusif hanya anggota Black Tea, sekarang anggota Black Tea, calon Black Tea, dan undangan, termasuk teman-teman dari Lempiknas,” ujar Taufik.

Keterangan foto: Kegiatan perlombaan Lempar Pisau dan Kapak DLempis 2026, Sabtu (18/7/2026) di SOR HOKI Jl. Cikutra No.205 Kota Bandung.(Dok:Istimewa)
Ia menyebut kegiatan ini juga berkaitan dengan persiapan Lempiknas menuju Pekan Olahraga Nasional (Pornas) tahun depan di Kota Palu, sekaligus upaya memperkenalkan olahraga lempar pisau ke masyarakat yang lebih luas.
“Harapannya ada anggota Black Tea yang nanti turut bertanding di ajang Pornas. Bagi masyarakat yang tertarik, di beberapa daerah sudah ada percabangannya, baik dari Lempiknas maupun DLempis sendiri,” katanya.
Ketua Harian Pengurus Pusat Lempiknas, Denny Wargadibrata, yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya reuni ini.
“Lewat reuni ini kita bisa bertatap muka langsung dengan para pelempar pisau dari berbagai daerah. DLempis adalah cikal bakal berdirinya olahraga lempar pisau di Indonesia,” ujar Denny.
Ia menambahkan, sekitar 20 peserta Lempiknas dari berbagai nomor lomba turut ambil bagian, sebagai bagian dari persiapan menuju Festival Olahraga Masyarakat Jawa Barat pada November mendatang dan Pornas 2027 di Kota Palu.
“Semoga event ini bisa berlanjut setiap tahun,” harapnya.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Jawa Barat sekaligus pegiat budaya, H. Asep Ruslan atau Kang Asep, menyebut olahraga lempar pisau dan kapak berperan dalam membentuk karakter disiplin dan nilai kepemimpinan di masyarakat.
“Olahraga ini mampu membentuk karakter positif dan menumbuhkan sikap disiplin jika dilakukan secara rutin, serta mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan,” kata Kang Asep.
Kang Asep yang juga Dewan Pembina Pusat Paguyuban Asep Dunia (PAD) periode 2025-2030 menyebut, bersama Ketua Umum PAD Asep Jaelani, pihaknya berencana mendirikan klub lempar pisau dan kapak di lingkungan PAD dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan di Asep akan banyak muncul atlet-atlet berprestasi di cabang lempar pisau dan kapak ini,” tandasnya.
Reporter: Drajat
Leave a comment