Pasca Kebakaran di Krendang, Sampah dan Puing Masih Menumpuk, Warga Keluhkan Lambannya Penanganan

Foto: Tumpukan sampah yang masih memenuhi jalan pasca sepekan peristiwa kebakaran di Krendang Tambora, Jak-Bar.(Dok.KM)

JAKARTA (KM) – Sepekan setelah kebakaran yang melanda permukiman warga di Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, tumpukan sampah, puing bangunan, dan material sisa kebakaran masih terlihat memenuhi sejumlah titik di lingkungan terdampak. Kondisi tersebut memicu keluhan warga yang menilai penanganan kebersihan oleh petugas terkait berjalan lambat.

Pantauan di lokasi menunjukkan karung-karung berisi puing bangunan, kayu bekas terbakar, perabot rumah tangga yang hangus, serta berbagai limbah pascakebakaran masih menumpuk di sepanjang jalan lingkungan.

Tumpukan material tersebut tidak hanya mengganggu akses warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar.

Warga mengaku resah karena hingga kini proses pengangkutan puing dan sampah belum dilakukan secara menyeluruh. Mereka berharap petugas kebersihan dan instansi terkait dapat bergerak lebih cepat agar lingkungan segera kembali bersih dan layak huni.

“Kami berharap pemerintah dan petugas kebersihan segera mengangkut seluruh puing yang masih menumpuk. Selain mengganggu aktivitas warga, kondisi ini berpotensi menjadi sumber penyakit dan membahayakan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi,” ujar salah seorang warga.

Selain mempersempit akses jalan, keberadaan puing dan sampah yang dibiarkan terlalu lama dinilai dapat menghambat proses pemulihan kawasan pascakebakaran. Sejumlah warga yang tengah berupaya membangun kembali tempat tinggal mereka mengaku kesulitan karena lingkungan sekitar masih dipenuhi material sisa kebakaran.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Kamis (28/05) malam di kawasan Krendang Barat menghanguskan sejumlah rumah warga. Saat kejadian, puluhan personel dan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melanda permukiman padat penduduk tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kota Jakarta Barat, Suku Dinas Lingkungan Hidup, serta instansi terkait lainnya untuk mempercepat proses pembersihan dan pengangkutan puing kebakaran.

Masyarakat berharap penanganan pascakebakaran tidak hanya berfokus pada pendataan korban dan bantuan sosial, tetapi juga mencakup percepatan pemulihan lingkungan agar aktivitas warga dapat kembali normal.

Reporter: Syaipul/Ucok
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*