Viral Video Makanan Basi dan Buah Busuk di Sukajaya, Pengelola Program MBG Bogor Angkat Bicara
BOGOR (KM) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, menuai sorotan setelah video dugaan distribusi makanan tidak layak konsumsi viral di media sosial pada Selasa (31/3). Menanggapi hal tersebut, pihak pengelola mengakui adanya kendala pada sistem distribusi dan proses penyortiran.
Video yang diunggah akun Facebook Rian Apriansah di grup Sukajaya Curcor tersebut memperlihatkan kondisi nasi, lauk, dan buah salak yang diduga basi dan busuk saat diterima siswa di SDN Sukajaya 5.
Sementara itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Sukajaya, Pahrul, mengonfirmasi bahwa makanan tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajaya 2 di Desa Sipayung. Namun, dirinya membantah makanan tersebut rusak sejak awal pengemasan.
“Ketika makanan disiapkan itu dalam kondisi baik. Namun jarak distribusi yang cukup jauh ke wilayah atas (Pasir Madang) menjadi faktor yang perlu dievaluasi,” ujar Pahrul.
Hal yang sama diucapkan oleh Kepala SPPG Sukajaya 2, Malambok Sangap Tua Sihaloho, bahwa akses menuju sekolah yang sulit dijangkau mobil memaksa petugas menggunakan sepeda motor pribadi. Hal ini diduga memengaruhi stabilitas kualitas makanan selama di perjalanan.
Untuk temuan buah tidak layak, pihak SPPG secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas insiden itu, dan mengakui adanya kelalaian dalam proses sortir.
“Untuk buah yang terlihat kurang baik, itu memang tidak sepantasnya diberikan. Walaupun sudah disortir dua kali, kemungkinan masih ada yang terlewat,” kata Sangap.
Kasus ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperketat pengawasan kualitas dan logistik program MBG, terutama di wilayah dengan tantangan geografis yang berat agar kesehatan siswa tetap terjaga.
Reporter: Septiawan