Tiga Hari Kumpulkan Dana, Sedulur Kebumen Bangun Lagi Rumah Warga yang Roboh di Kebadongan Klirong
Kebumen (KM) – Komunitas Sedulur Kebumen kembali melaksanakan aksi kemanusiaan melalui program bedah rumah ke-51 bagi warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada pasangan Sigit Sudarmaji (53) dan Riyanti (46), warga RT 03 RW 03 Desa Kebadongan, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, yang rumahnya roboh pada Selasa (2/4/2026).
Sebagai bentuk respons cepat, Sedulur Kebumen bersama berbagai elemen masyarakat langsung melakukan penggalangan dana. Dalam waktu tiga hari, dana sebesar Rp30 juta berhasil dihimpun untuk pembangunan kembali rumah sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar penerima manfaat.

Rapat di pendopo Bupati Kebumen sebelum pelaksanaan bedah rumah ke-51 di Kebadongan, Klirong, Kebumen, Selasa (7/4/2026)
Penyerahan bantuan dan dimulainya pembangunan dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026), dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama bersama Koordinator Bedah Rumah Sedulur Kebumen, Sugeng Budiawan.
Koordinator Bedah Rumah Sedulur Kebumen, Sugeng Budiawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.
“Ini adalah rumah ke-51 yang kami tangani. Dana berhasil kami himpun dalam waktu tiga hari berkat gotong royong masyarakat, dengan total bantuan mencapai Rp30 juta,” ujar Sugeng, Selasa (7/4/2026).
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak hanya mencakup pembangunan fisik rumah, tetapi juga perlengkapan rumah tangga agar penerima manfaat dapat segera menempati hunian dengan layak.
“Kami juga menyediakan perabotan seperti televisi, kasur, kursi, dan kebutuhan dasar lainnya agar penghuni bisa langsung tinggal dengan nyaman,” tambahnya.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengapresiasi gerakan sosial yang dilakukan Sedulur Kebumen dan menegaskan dukungan penuh dari jajaran kepolisian.
“Kami dari Polres Kebumen sangat mendukung program ini. Ini merupakan langkah nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kesiapan Polres Kebumen untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan jika dibutuhkan.
“Kami siap mengerahkan personel guna membantu percepatan pembangunan di lapangan,” tegasnya.
Selain itu, unsur pemerintah kecamatan Klirong turut memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas elemen yang terjalin dalam kegiatan ini.
“Kehadiran Sedulur Kebumen sangat membantu pemerintah dalam menangani rumah tidak layak huni. Ini adalah contoh sinergi yang baik antara masyarakat dan berbagai pihak,” ujar perwakilan Forkopimcam Klirong.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, tokoh Tionghoa, kalangan pengusaha, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Klirong. Sedulur Kebumen berharap program bedah rumah ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Harapan kami, tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni di Kebumen. Kami akan terus bergerak selama masih ada yang membutuhkan,” tutup Sugeng.
Reporter: Evie N