Satu Dekade Terabaikan dan Banyak Makan Korban, Warga Pongkor Bogor Swadaya Tambal Jalan Berlubang
BOGOR (KM) – Kondisi infrastruktur di wilayah Barat Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan. Setelah viralnya kerusakan di ruas Cadasleer, kini giliran warga Kampung Pongkor, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, yang mengeluhkan rusaknya akses jalan utama di wilayah mereka.
Lantaran tak kunjung mendapat perhatian pemerintah selama lebih dari sepuluh tahun, warga terpaksa turun tangan melakukan perbaikan secara swadaya pada Kamis (09/04/2026).
Rawan Kecelakaan Hingga Masuk Jurang
Kondisi jalan yang hancur dan medan yang terjal telah lama menjadi ancaman bagi keselamatan pengendara. Menurut keterangan warga, kerusakan ini merupakan akumulasi dari nihilnya pemeliharaan sejak jalan tersebut pertama kali dibangun pada tahun 2012 silam.
Menurut Ketua Pemuda Kampung Pongkor, Ijam, menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas telah menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga setempat.
“Sejak dibangun tahun 2012, jalan ini tidak pernah disentuh perbaikan sama sekali. Akibatnya, hampir setiap hari ada pengendara yang jatuh, bahkan ada yang sampai terjun ke jurang,” ungkap Ijam.
Kekhawatiran warga diperkuat oleh video yang beredar luas di media sosial, menunjukkan sebuah unit mobil terperosok ke jurang akibat kehilangan kendali saat melewati tanjakan yang rusak parah.
Aksi gotong royong warga dalam menambal jalan dengan alat seadanya ini merupakan bentuk protes sekaligus langkah darurat. Masyarakat merasa keberadaan mereka terabaikan di tengah gelontoran anggaran pembangunan daerah yang dianggap tidak merata.
Warga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Bupati Bogor untuk segera meninjau lokasi dan melakukan pengaspalan ulang secara permanen. Mereka berharap pembangunan infrastruktur benar-benar diprioritaskan pada akses vital pedesaan demi mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih terus berupaya merapikan jalan secara mandiri sambil menunggu respons resmi dari pihak terkait di Kecamatan Nanggung maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.
Reporter: Setiawan
Editor: Drajat
Leave a comment