Direksi Perumda Tirta Pakuan Dilantik, Posisi Direktur Administrasi dan Keuangan Masih Kosong
Bogor (KM) – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor periode 2026–2031 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu, 25 Februari 2026.
Pengajuan tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir proses seleksi terbuka yang diikuti 34 pendaftar dan mengerucut menjadi 15 kandidat sebelum diputuskan tiga nama terbaik.
Tiga nama yang diajukan untuk mengisi posisi strategis di perusahaan daerah penyedia air minum tersebut adalah:
Dani Rakhmawan
Calon Direktur Operasional : Muzakkir Abdullah
Calon Direktur Pelayanan dan Bisnis : Teguh Setiadi
Calon Direktur Administrasi dan Keuangan : –
Proses pengangkatan direksi ini mengacu pada Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 serta regulasi terbaru terkait BUMD air minum, yang mengatur tahapan seleksi, uji kelayakan, hingga persetujuan pemerintah pusat sebelum pelantikan dilakukan.
Peraturan BPK
Pada akhir Maret 2026, Pemerintah Kota Bogor menerima surat pertimbangan dari Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri sebagai dasar hukum untuk melaksanakan pelantikan jajaran direksi.
Selanjutnya, Wali Kota Bogor melantik dua direksi pada Jumat, 27 Maret 2026, yakni:
Dani Rakhmawan sebagai Direktur Operasional
Muzakkir Abdullah sebagai Direktur Pelayanan dan Bisnis
Sementara itu, jabatan Direktur Administrasi dan Keuangan hingga kini masih belum terisi karena calon yang diajukan, Teguh Setiadi, tidak memperoleh rekomendasi dari hasil psikotes.
Berdasarkan dokumen hasil uji psikologi yang dilampirkan dalam proses seleksi, Teguh Setiadi dinyatakan “tidak disarankan” oleh tim psikolog, sehingga namanya belum dapat dipertimbangkan untuk disetujui Kemendagri.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait hal tersebut, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim membenarkan informasi tersebut.
“Benar. Sedang dikonsultasikan,” ujar Dedie singkat.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan terkait pelaksanaan seleksi ulang untuk posisi tersebut.
“Belum ada rencana (seleksi ulang) sampai konsultasi selesai,” pungkasnya.
Dengan demikian, struktur direksi Perumda Tirta Pakuan periode 2026–2031 untuk sementara hanya diisi dua direktur, sementara satu kursi strategis di bidang administrasi dan keuangan masih menunggu keputusan lanjutan dari pemerintah pusat.
Disisi lain ketua Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor untuk masa jabatan 2026–2031 adalah Hanafi
Mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan seluruh hasil penilaian termasuk hasil psikotest ke tim UKK dan Walikota Bogor.
” Ngasih…dan di serahkan ke tim ukk dan walikot,” pungkasnya.
Reporter : Ki Medi