AFTECH: Formasi Baru OJK Momentum Penguatan Governance & Ekosistem Fintech

JAKARTA (KM) — Asosiasi Fintech Indonesia menyambut positif penetapan dan pelantikan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan yang baru. Asosiasi ini menilai formasi kepemimpinan terbaru tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola (governance) serta pengembangan ekosistem financial technology (fintech) di Indonesia.

Ketua AFTECH dalam keterangan resminya Kamis (26/3/2026) menyampaikan, keberadaan regulator yang kuat dan adaptif menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan antara inovasi dan stabilitas industri.

“Kami melihat formasi baru Dewan Komisioner OJK akan sangat menentukan arah penguatan tata kelola industri sekaligus mendorong pengembangan ekosistem yang lebih terintegrasi antara sektor digital dan sektor riil,” ujar Sekretaris Jenderal AFTECH, Firlie Ganinduto.

Seiring dengan pertumbuhan industri yang pesat, peran OJK dinilai semakin krusial dalam memastikan inovasi tetap berjalan tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian. AFTECH menekankan bahwa penguatan governance menjadi fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap industri fintech.

Data terbaru menunjukkan, volume transaksi pembayaran digital telah mencapai 4,67 miliar transaksi atau tumbuh 40,35 persen secara tahunan (year on year/yoy) per Februari 2026. Sementara itu, sektor pembiayaan fintech, khususnya peer-to-peer (P2P) lending, juga diproyeksikan terus mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun ini.

Tak hanya itu, adopsi aset digital di Indonesia semakin meluas. Sepanjang 2025, nilai transaksi aset kripto tercatat mencapai Rp 482,23 triliun dengan jumlah investor mencapai 20,19 juta orang. Angka ini mencerminkan semakin besarnya kontribusi fintech dalam sistem keuangan nasional.

“Dengan skala industri yang terus berkembang, sinergi antara regulator dan asosiasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan pertumbuhan yang sehat,” lanjutnya.

AFTECH juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan OJK. Fokus utama kerja sama tersebut meliputi penguatan tata kelola, perlindungan konsumen, serta akselerasi inovasi yang mampu mendorong inklusi keuangan secara lebih luas.

“Kolaborasi berkelanjutan dengan OJK sangat penting, khususnya dalam mendorong penguatan perlindungan konsumen dan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan inklusi keuangan di Indonesia,” katanya .

Ke depan, AFTECH berharap kepemimpinan baru di OJK mampu menghadirkan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika teknologi, sekaligus menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional di tengah transformasi digital yang semakin cepat.

Reporter: rso

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.