Syuting Film “Tygo” di Kota Tua Tutup Sejumlah Jalan, Warga Keluhkan Dampak Ekonomi
JAKARTA (KM) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui surat himbauan yang beredar di tengah masyarakat tertanggal 23 Januari 2026 mengumumkan akan adanya kegiatan syuting film. Dengan visi “Jakarta Menuju Kota Sinema dan Jakarta Kota Global”, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mendukung proyek besar tersebut.
Kawasan Kota Tua Jakarta Barat pun menjadi salah satu lokasi syuting film “Tygo”. Proyek pembuatan film ini mengharuskan penutupan beberapa ruas jalan di wilayah Kota Tua Pinangsia dan sebagian Tambora, Jakarta Barat.
Beberapa jalan yang ditutup antara lain Jalan Cengkeh, Jalan Kunir 2, Jalan Teh, dan Jalan Nelayan Timur. Penutupan jalan berlangsung sejak 31 Januari hingga 7 Februari 2026.
Akibat penutupan beberapa ruas jalan tersebut, kemacetan terjadi hampir di seluruh wilayah Kota Tua. Aktivitas perekonomian di wilayah Kelurahan Pinangsia juga nampak terganggu, khususnya di Jalan Cengkeh Raya yang seluruhnya merupakan kawasan perdagangan dan perkantoran.

Foto: Penutupan jalan di Kota Tua.(Dok.KM)
Saat awak media mendatangi beberapa tempat usaha yang terdampak, umumnya mereka merasa terganggu dari segi perekonomian, meski mendapatkan kompensasi dari penutupan tersebut.
Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya, menyatakan tidak setuju dengan penutupan Jalan Cengkeh. Begitu pula dengan seorang pedagang berinisial YN juga merasa terganggu aktivitasnya.
YN mengaku tidak tahu soal kompensasi dan menyebutkan semua urusan sudah melalui RT setempat.
Menurut tokoh masyarakat setempat, pihak Kelurahan Pinangsia mengaku tidak mengetahui soal “kompensasi” saat dikonfirmasi.
“Sebagai warga masyarakat, kami selalu mendukung apabila itu program pemerintah, tetapi pemerintah juga harus memahami kepentingan masyarakatnya,” harapnya.
Reporter: Ucok
Editor: Drajat
Leave a comment