UMBARA Gelar Diklat IV Kafilah Penuntun Hizbul Wathan
BOGOR (KM) – Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) IV Kafilah Penuntun Hizbul Wathan pada Sabtu–Ahad, 2–3 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman kader Hizbul Wathan (HW) terhadap sejarah, ideologi, serta keterampilan dasar kepanduan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UMBARA tersebut menghadirkan empat pemateri yang kompeten di bidangnya. Materi yang disampaikan meliputi sejarah Hizbul Wathan, keterampilan kepanduan, hingga penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Pemateri pertama, Ramanda Irawan, memaparkan sejarah Hizbul Wathan sebagai organisasi kepanduan Muhammadiyah yang berperan penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurut dia, Hizbul Wathan tidak hanya berfokus pada kegiatan kepanduan, tetapi juga pada pembinaan akhlak, disiplin, dan semangat kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“Hizbul Wathan bukan sekadar organisasi kepanduan, tetapi wadah pembinaan karakter dan nilai keislaman bagi generasi muda,” ujar Ramanda.
Materi sejarah HW juga disampaikan oleh Rakanda Edo Darmana Manggala Putra dengan penekanan pada perkembangan Hizbul Wathan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Ia menilai mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan kaderisasi HW agar tetap relevan dengan tantangan zaman.
“Mahasiswa harus menjadi motor penggerak dalam menghidupkan kembali semangat Hizbul Wathan di kampus sebagai bagian dari dakwah dan perkaderan Muhammadiyah,” kata Edo.
Sementara itu, Rakanda Ocid memberikan pelatihan praktik tali-temali sebagai keterampilan dasar kepanduan. Menurutnya, materi tersebut penting untuk melatih ketelitian, kerja sama, dan kesiapsiagaan kader dalam kegiatan lapangan.
Materi terakhir disampaikan oleh Mad Rois, S.Th.I., M.Pd., yang membahas Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai AIK merupakan fondasi utama yang harus tertanam dalam setiap aktivitas kader Hizbul Wathan.
“Keseimbangan antara keterampilan kepanduan dan pemahaman ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi kunci pembentukan kader Hizbul Wathan yang berkarakter,” ujarnya.
Kegiatan Diklat IV ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kader Hizbul Wathan UMBARA memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang sejarah, nilai ideologis, serta keterampilan praktis sebagai bekal dalam berorganisasi dan bermasyarakat.
Kontributor: Radit Abdul Syukur
(Mahasiswa Prodi IPA UMBARA)
Leave a comment