Pemeliharaan Berkala Jalan Chairil Anwar Sudah Rusak Hingga Berlubang, Padahal Baru Rampung Hitungan Minggu

Foto: Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.(Dok.KM)

BEKASI (KM) – Diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi, proyek dengan item aspal yang berjudul Pemeliharaan Berkala Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi yang diselenggarakan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi dengan menggunakan anggaran dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025 sudah mengalami kerusakan.

Padahal, proyek tersebut baru hitungan minggu selesai dikerjakan oleh kontraktor PT Sinar Bintang Surya dengan nilai kontrak sekitar Rp4,4 miliar. Kini, jalan tersebut sudah mengalami kerusakan hingga berlubang.

Ternyata kondisi kerusakan aspal tersebut di bagian titik lapisan aspal yang tergelar hanya satu lapisan menggunakan aspal halus, Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC).

Menurut keterangan Rafi yang berprofesi sebagai ojek online (Grab) dan sering mangkal di sekitar jalur Chairil Anwar, dirinya merasa heran kerusakan aspal yang terbilang baru saja dikerjakan di akhir tahun 2025 kok bisa terjadi kerusakan seperti itu sampai terlihat berlubang.

“Mungkin karena aspalnya terlalu tipis makanya cepat rusak. Tadi saat melintas, Abang perhatikan kondisi aspal di sepanjang jalan sudah mengelupas, padahal belum lama kerjanya,” ucap Rafi kepada kupasmerdeka.com, Rabu (15/1/2026).

Sementara itu, menurut Samuel, pemerhati pembangunan infrastruktur Kota Bekasi, kerusakan stripping atau biasa dikenal pengelupasan aspal terjadi dikarenakan lapisan aspal kurang mengikat. Pada saat pelaksanaan pekerjaan, aspal yang tergelar hanya satu lapis sehingga permukaan jalan terlampau tipis ketika dikerjakan kontraktor.

“Terkadang di waktu pelaksanaan juga, pihak kontraktor menggunakan pekerjaan pelapisan aspal resap perekat (prime coat) terlalu banyak penambahan air, maka dari itu hasilnya tidak mengikat,” ungkapnya.

Kondisi fisik jalan tersebut, masih kata Samuel, saat ini sangat memprihatinkan kerusakannya. Ia khawatir dalam waktu tidak lama lagi akan kembali rusak parah karena ketebalan aspalnya diduga sangat tipis dan kekuatan rekatan aspalnya juga diragukan.

Sebelumnya, pegawai Dinas BMSDA Kota Bekasi mengatakan terkait judul proyek aspal tersebut sudah masuk daftar pemeriksaan Inspektorat. “Begitu juga Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), nanti kita lihat lebih dulu siapa yang memeriksa,” pungkasnya.

Reporter: Den
Editor: Drajat

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.