Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Farizan Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART dalam Muscam Serentak di Bogor

Bogor (Km) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bogor periode 2025–2028, Farizan, yang terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) KNPI ke-XVI Kabupaten Bogor yang digelar pada bulan November 2025 lalu, menegaskan bahwa sejumlah pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI 2025 patut dievaluasi secara serius karena diduga berlangsung di luar koridor AD/ART organisasi.

 

Selain minimnya dinamika forum dan maraknya aklamasi, Farizan menyoroti ditemukannya kepengurusan tingkat kecamatan yang menetapkan Ketua PK berusia di atas 30 tahun. Dan sebagai informasi tambahan untuk usia Ketua DPD tingkat II yaitu 40 tahun.

 

Batas usia tersebut merupakan ketentuan normatif dalam AD/ART KNPI yang menempatkan PK sebagai ruang kaderisasi pemuda, bukan sekadar struktur administratif.

 

“Ketentuan usia bukan formalitas. Ia adalah roh kaderisasi. Jika dilanggar, maka yang dipertaruhkan bukan hanya satu forum Muscam, tetapi kredibilitas organisasi secara keseluruhan,” tegas Farizan.

 

Lebih lanjut, Farizan menilai bahwa pelanggaran terhadap AD/ART, ditambah dengan tidak disampaikannya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) oleh mantan Ketua PK serta aklamasi tanpa kompetisi gagasan, berpotensi menjadikan Muscam kehilangan legitimasi normatif dan moral.

 

DPD KNPI Kabupaten Bogor menegaskan bahwa setiap keputusan organisasi harus tunduk pada AD/ART, tanpa pengecualian dan tanpa kompromi kepentingan.

 

Demokrasi organisasi tidak boleh dikalahkan oleh pragmatisme atau kepentingan struktural jangka pendek.

 

“Oleh karena itu, kami mendorong dilakukannya evaluasi dan penertiban Muscam yang terbukti melanggar AD/ART, demi menjaga marwah KNPI sebagai rumah besar pemuda dan institusi kaderisasi yang sehat,” tambahnya.

 

Press release ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab kepemimpinan dan kontrol internal organisasi, bukan untuk menyerang individu atau kelompok tertentu, melainkan untuk memastikan KNPI tetap berjalan sesuai konstitusi organisasinya.

 

Reporter: Septiawan

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.