Kebakaran Resto dan Puluhan Bangunan di Galeong Karawaci Terbakar, Damkar Kerahkan Belasan Unit Armada
TANGERANG (KM) — Puluhan bangunan di kawasan Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, dilalap api pada Minggu (11/1/2026) dini hari. Kebakaran hebat tersebut menghanguskan sejumlah lapak, gudang, dan rumah makan di lokasi kejadian.
Kobaran api pertama kali dilaporkan warga sekitar sekitar pukul 00.05 WIB, dan dengan cepat membesar menjalar ke bangunan di sekitarnya akibat material mudah terbakar. Kepulan asap hitam tampak membumbung tinggi di langit Karawaci, mengagetkan warga yang terjaga pada tengah malam.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang segera merespons laporan tersebut. Sekitar 50 personel dengan 15 unit armada dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pengamanan area terdampak.
Tim Damkar berhasil menaklukkan amukan api setelah beberapa jam berjibaku di tengah kondisi lokasi yang sulit. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa atau luka, demikian pula dengan estimasi kerugian materiil yang ditimbulkan akibat kejadian ini.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun dugaan awal menunjukkan kemungkinan hubungan pendek arus listrik di salah satu bangunan menjadi pemicu awal api, sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Kebakaran di kawasan padat bangunan seperti Galeong ini menjadi perhatian aparat setempat. Warga diminta selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di lokasi yang banyak menyimpan barang dan material mudah terbakar.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Andia S. Rahman, menjelaskan bahwa proses pemadaman di lokasi kebakaran Jalan Galeong, Karawaci, berlangsung cukup panjang karena sejumlah kendala di lapangan.
“Salah satu hambatan utama adalah jarak sumber air yang cukup jauh dari titik kebakaran, sehingga petugas kesulitan memperoleh pasokan air secara efektif untuk menahan laju kobaran api,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan bahwa dalam operasi pemadaman tersebut pihaknya telah menurunkan belasan unit armada pemadam dan puluhan personel untuk menangani kebakaran yang menghanguskan area seluas hampir satu hektare. Meski kondisi di lokasi cukup menantang, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan setelah sekitar lima jam upaya pemadaman.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, dan hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap total kerugian materiil,” ungkapnya
Reporter: rso
Leave a comment