Jejak Budaya Dari Seorang Anak Kecil “El Nathan Herdianto” di Acara Mahakarya Pesona Parang, Pedang Dan Golok Nusantara
Yogjakarta (KM) – El Nathan Hardianto, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, dikenal sebagai sosok kecil yang memiliki kecintaan besar terhadap budaya Jawa. Di usianya yang masih belia, El Nathan sudah menunjukkan ketertarikan mendalam pada seni dan tradisi leluhur, sesuatu yang membuatnya berbeda dari anak-anak seusianya.
Ketertarikannya dimulai dari kecintaannya pada tarian Jawa. Gerakannya yang anggun, alunan gamelan yang menenangkan, serta filosofi yang melekat pada setiap langkah tari membuat El Nathan selalu ingin belajar lebih dalam. Ia sering menirukan gerakan tari di rumah, menonton pertunjukan tradisional, hingga bertanya tentang makna di balik setiap tarian.
Tak hanya seni tari, El Nathan juga sangat tertarik pada pusaka Nusantara, mulai dari keris, golok, hingga mandau. Baginya, pusaka bukan sekadar benda warisan, tetapi simbol sejarah, perjuangan, dan nilai-nilai kebijaksanaan yang harus dipelihara. Ia gemar mempelajari cerita asal-usul suatu pusaka, bentuk pamor keris, hingga legenda para empu yang membuatnya.
Kecintaan itu semakin terlihat ketika El Nathan hadir dalam acara Mahakarya Pesona Perang, Pedang dan Golok yang diselenggarakan oleh komunitas GPSN di Pendopo Taman Siswa Yogyakarta, Senin (24/11).
Kehadirannya di acara tersebut menjadi momen istimewa baginya. Dengan mata berbinar, ia mengamati berbagai jenis pedang, golok, dan pusaka yang dipamerkan. Ia juga antusias bertanya kepada para penggiat budaya tentang filosofi dan teknik pembuatan pusaka. Banyak peserta acara yang terkesan melihat seorang anak seusianya memiliki rasa ingin tahu dan kebanggaan sebesar itu terhadap warisan Nusantara.
Bagi El Nathan, mencintai budaya berarti menjaga jejak langkah para leluhur. Ia percaya bahwa di tengah perkembangan zaman, budaya harus tetap hidup dan tidak boleh dilupakan.
Melalui caranya sendiri—menari, membaca, mempelajari pusaka, dan menghadiri kegiatan budaya—ia ingin menjadi bagian dari generasi muda yang melestarikan kekayaan Nusantara.
Dengan kegigihan dan semangatnya, El Nathan Hardianto menjadi contoh bahwa rasa cinta terhadap budaya dapat tumbuh sejak dini. Ia adalah gambaran anak yang bangga pada identitas bangsanya dan bertekad menjaganya agar tetap bersinar sepanjang masa.
Reporter: Ki Medi
Leave a comment