Aktivis HMI Labuhanbatu Raya Kecam Maraknya Peredaran Narkoba, Desak APH Tangkap Para Bandar 

(dok.KM)

LABUHANBATU (KM) – Maraknya peredaran narkoba di Labuhanbatu semakin meresahkan masyarakat, hal itu merujuk pada meningkatnya tindak kejahatan, pencurian, kekerasan hingga pembunuhan.

Situasi memprihatinkan tersebut dinilai tidak sejalan dengan visi dan misi bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas di tahun 2045 yang kontradiksi dengan kondisi maraknya peredaran narkoba, khususnya di wilayah Labuhanbatu.

 

Menurut Aktivis HMI Cabang Labuhanbatu, Baginda Sagala, banyaknya jumlah tahanan di Lembaga Permayarakatan (LP) Labuhanbatu yang dihukum akibat penyalahgunaan narkoba, menunjukkan betapa sudah terkontaminasinya generasi muda akan narkoba.

“Lalu bagaimana bangsa kita mencapai Indonesia emas tahun 2045 sementara narkoba masih mendominasi dan tidak selesai diberantas sampai tuntas di daerah daerah seperti di Kabupaten Labuhanbatu,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Labuhanbatu dan mahasiswa untuk saling merangkul dan satu komando berkomitmen untuk menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.

“Kami minta aparat penegak hukum wilayah resor Labuhanbatu untuk melakukan penangkapan bandar, bukan hanya penguna dan usut tuntas sampai akar akarnya, karena ini negara aturan bukan kekuasaan, jadi aturan yang mengatur kekuasaan bukan sebaliknya,” tutup Baginda.

Reporter: Arif
Editor: Drajat

 

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.