Revitalisasi Jalan Moch Toha Parungpanjang, Diduga Anggaran Dipotong Oknum Karena Belah 3
BOGOR (KM) – Revitalisasi di Jalan Moch Toha Parungpanjang Bogor Jawa Barat diduga bekerja tidak professional, karena belum genap 1 bulan pengecoran, jalan sudah terbelah 3, di Jalan Raya Cikabon samping Klinik Harapan Ibu atau Bidan Ubun, Kamis (31/7/2025).
Bahkan, berkali-kali wartawan kupasmerdeka.com memantau proses pengecoran, diduga saat proses pengecoran berlangsung dalam pengayaman besi hanya memakai 1 besi, tidak memakai 3 besi dan tidak rapih.
Ketua Umum Gema Abah Ade Darman atau yang sering disapa Dera mengatakan kontraktor dan Pemerintah seharusnya transparan, ini sudah ada bukti jalan belah 3. Ia menduga ada kong kali kong.
“Saya minta kontraktor hingga Pemerintah transparan jangan ada kongkalikong, karena terbukti jalan sudah belah 3 sebelum digunakan, saya duga anggaran Rp.59,6 Milyar untuk revitalisasi dipotong oleh oknum,” jelas Dera, Jumat siang (31/7/2025).

Dera juga menambahkan, atas temuan revitalisasi jalan di Parungpanjang belah 3 ini. Ia mendesak kontraktor untuk membongkar dan dicor kembali dengan yang baru.
“Saya desak untuk dibongkar dan dicor kembali, ini dicor pakai uang rakyat, untuk rakyat, jangan bohongi rakyat demi kantong pribadi,” desak Dera.
Disamping itu, Project Manager PT. Bumi Duta Persada Maman Firmansyah angkat bicara, dirinya berdalih akan mengevaluasi hasil kerja tim nya.
“Dievaluasi penyebab dan cara penanganannya atau perbaikannya, saat ini penangan sementara supaya lalin bisa disalurkan dulu pak,” jawab Maman, Kamis (31/07a/2025).
Ketika diminta untuk membongkar kembali hasil pengecoran yang belah di 3 tempat berbeda. Maman masih terus berdalih.
“Sekarang bagaimana caranya proyek selesai dan kemacetan teratasi, itu tujuannya Kang, tepat waktu tepat mutu tepat kuantitas,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PDI-P H. Egi Gunadhi Wibhawa meminta kepada Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat mengawasi penuh.
“Harus dipastikan berkualitas dan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat harus mengawasi (Revitalisasi Jalan Moch Toha Parungpanjang),” ungkap Haji Egi Gunadi Wibhawa, Kamis (31/7/2025).
Namun, Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Aris Budiman, S.Si, M.Plan tidak menanggapi konfirmasi media, Jum’at (01/08/2025).

Perlu diketahui, rekonstruksi jalan raya Provinsi Jawa Barat Moch Toha Kecamatan Parungpanjang (5,60 KM) dimenangkan oleh penyedia jasa PT. Bumi Duta Persada dengan nomor kontrak : 817/PUR.03.10.01/ 0031/ SP/ PJ2WPI. Dengan jumlah anggaran Rp. 59.694.349.406,00 dalam 210 hari kalender (2 Juni – 28 Desember 2025).
Dan PT. Bumi Duta Persada menggandeng PT. AGR (Abadi Gunung Readymix) dan PT. Motive Mulia (Merah Putih Beton) Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang Banten, untuk pengecoran jalan dengan mutu FS 45 NFA dengan kecepatan 3D menggunakan 17 mobil truk mixer molen untuk pengaduk semen.
Reporter: HSMY
Editor: Drajat
Kalau masalah kualitas perbaikan jalan pokoknya Jakarta deh,kualitas dan kekuatan top serta kecepatan profesional kontraktor dilapangan juga paling top