Lalai! Baru 2 Hari Pengecoran Jalan Moch Toha Parungpanjang, 4 Pegawai Tidak Memakai APD Penutup Kepala!

Baru 2 hari pengecoran Jalan Moch Toha Parungpanjang Kabupaten Bogor ada 4 orang pegawai tidak memakai APD (Alat Pelindung Diri) penutup kepala untuk melindungi keselamatan, Jum'at (04/07/2025) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Baru 2 hari pengecoran Jalan Moch Toha Parungpanjang Kabupaten Bogor ada 4 orang pegawai tidak memakai APD (Alat Pelindung Diri) penutup kepala untuk melindungi keselamatan dirinya, Jum’at (04/07/2025).

Keempat pegawai ini terkesan masa bodoh hingga ceroboh dengan adanya peraturan wajib menggunakan APD. Walaupun pihak perusahaan sudah memyediakannya tapi tetap tidak dipakai hingga dipatuhi.

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) saat pengecoran diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan, terutama Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.

Perusahaan wajib menyediakan APD yang sesuai standar dan pekerja wajib menggunakannya untuk melindungi diri dari potensi bahaya saat pengecoran.

Saat wartawan kupasmerdeka.com menemui Project Manager PT. Bumi Duta Persada Maman Firmansyah, dirinya berjanji akan menegur pihak PT. Motive Mulia (Merah Putih Beton) supaya kerja sesuai prosedure.

“Terima kasih temuannya, kita sudah sediakan APD, terkadang mereka bilang panas apalah, besok saya akan tegur pihak merah putih beton,” ucapnnya dengan singkat saat diwawancarai.

PM (Project Manager) PT. Bumi Duta Persada Saat Diwawancarai Kupasmerdeka.com, Jum’at (04/07/2025) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

Bahkan salah satu pimpinan dari Kendaraan Molen Merah Putih Beton sebut saja Tri Wijaya menjawab dengan sangat singkat dan padat.

“Saya ingatkan lagi untuk pakai apd,” jawab Tri Wijaya saat menjawab komunikasi wartawan kupasmerdeka.com melalui sambungan WhatsApp, Kamis sore (03/07/2025).

Disamping itu Ketua GEMA ABAH (Gerakan Masyarakat Arus Bawah) Ishak menegaskan, akan menegur pihak-pihak yang terlibat, supaya para pegawainya tertib menggunakan APD, untuk keselamatan pekerja.

“Saran sata K3 nya musti dilengkapin, dari APD L, sepatu, Helm, rompi harus lengkap karena di Jalan Provinsi ini sangat rawan kecelakaan hingga polusi debu (ISPA), saran saya kasih maskerlah,” saran Ishak.

Ketua GEMA ABAH (Gerakan Masyarakat Arus Bawah) Parungpanjang Ishak Saat Diwawancarai Kupasmerdeka.com, Jum’at (04/07/2025) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

Perlu diketahui, rekonstruksi jalan raya Provinsi Jawa Barat Moch Toha Kecamatan Parungpanjang (5,60 KM) dimenangkan oleh penyedia jasa PT. Bumi Duta Persada dengan nomor kontrak : 817/PUR.03.10.01/0031/SP/PJ2WPI.

Dengan jumlah anggaran Rp. 59.694.349.406,00 dalam 210 hari kalender (2 Juni – 28 Desember 2025).
Dan PT. Bumi Duta Persada menggandeng PT. AGR (Abadi Gunung Readymix) dan PT. Motive Mulia (Merah Putih Beton) Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang Banten, untuk pengecoran jalan dengan mutu FS 45 NFA dengan kecepatan 3D menggunakan 17 mobil trux mixer molen untuk pengaduk semen.

 

Reporter: HSMY

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.