Proyek Sarana Olah Raga (SOR) Di Perumahan Alamanda Regency Mengalami Keretakan, Dinas Dispora Bekasi Diminta Tegas
Bekasi (KM) – Pekerjaan proyek Sarana Olah Raga (Sor) yang di selenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bekasi, dikerjakan para penyedia (kontraktor) diduga dikerjakan tidak secara maksimal, dua judul pekerjaan tersebut berlokasi yaitu.
Penataan Sarana Olah Raga (SOR) masyarakat Perumahan Alamanda Regency Blok G Rt003/030 Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, dikerjakan oleh penyedia CV. Dua Putra Bersatu dengan nilai kontrak RP. 197.662.000,00 dan Penataan Sor masyarakat Perumahan Alamanda Regency RT007/021 Desa Karang Sartria, Kecamatan Tambun Utara, dikerjakan CV. Queen Jaya. Nilai kontrak RP. 98.880.000,00 Menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Dearah (APBD) 2025 Kabupaten Bekasi.
Pasalnya, di saat team media monitoring di dua kegiatan tersebut, hasil pekerjaannya sudah mengalami patah dan retak-retak di beberapa titik, padahal, proyek itu baru saja selesai dikerjakan dengan hitungan hari. Sehingga menuai pertanyaan masyarakat.
Menurut warga yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, dua kegiatan ini baru berapa hari selesai dikerjakan, dan hasil pekerjaannya sudah ada yang retak-retak dan patah di beberapa titik,” katanya sabtu (14/6/2025)

Keterangan foto: Pekerjaan Penataan Sarana Olah Raga (Sor) Di Perumahan Alamanda Regency, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi
6/2025) kepada kupasmerdeka.com
Terpisah, Wika pengawas dari Dinas Dispora Kabupaten Bekasi, saat dikonfirmasi mengenai dua kegiatan yang sudah mengalami keretakan, ia menanggapi. Terima kasih atas informasinya, saya sudah konfirmasi ke pelaksananya agar segera diperbaiki dengan cara di inject memakai sika.
Saat di tanya media, apakah nantinya akan maksimal dengan cara di injeck memakai sika, dirinya mengatakan. Mudah-mudahan maksimal Bang, nanti saya akan terus pantau perbaikannya,”kata wika saat dikonfirmasi media melalui pesan whatsapp.
Sementara, terkait di dua kegiatan Penataan Sarana Olahraga (sor), sudah terjadi keretakan di Perumahan Alamanda Regency, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, berbeda tanggapan, menurut Roman selaku konsultan pengawas, soal keretakan itu, di saat pengecoran di siang hari bang. Mungkin bisa tidak maksimalnya waktu di trowel untuk area tersebut, untuk perbaikan rencana besok segera dilakukan.
Perbaikan seperti apa yang dilakukan, ia menjelaskan, nanti dibersihkan dulu di kondisi area yang retak, lalu setelah itu di isi celah yang retak dengan poxy setelah itu dihaluskan kembali,”ucap Roman.
Terkait pekerjaan apakah maksimal, lanjut Roman menanggapi. Kalau untuk hasil memang sedikit kurang maksimal, tapi untuk perbaikan akan di maksimalkan.
Menurut Ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB) Yanto Purnomo mengatakan, pihaknya menilai hasil pembangunan SOR di lahan perumahan alamanda Regency diduga tidak sesuai spek, coba saja perhatikan kondisi tidak merata (bergelombang), bahkan air hujan tergenang di Sarana Olah Raga (SOR) tersebut.
Sangat miris, Kok bisa pekerjaan yang menggunakan anggaran uang rakyat dikerjakan ugal-ugalan, hal ini harus mendapat perhatian serius dan ditindak tegas oleh Dinas Dispora,”cetus yanto.
Kalau cara pekerjaannya seperti itu, lanjut Yanto. ” Saya menduga Sarana Olah Raga (Sor) ini tidak akan bertahan lama dan hitungan bulan semakin parah, Ketercuali ada perbaikan yang maksimal.
Yanto meminta kepada Pemkab Bekasi dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) agar memberikan tindakan tegas kepada kontraktor CV. Dua Putra Bersatu dan Cv. Queen Jaya, yang mengerjakan proyek Sarana Olah Raga (Sor), karena pekerjan ini sangat jelas seperti gagal konstruksi dan merugikan keuangan daerah, apalagi pengunaan anggaran dari hasil pajak masyarakat,”tegas yanto.
Reporter: Den
Leave a comment