LSM Pergerakan Perubahan Untuk Keadilan (PPUK) Desak Bupati Tangerang Segera Bangun Lahan Parkir Angkutan Tambang
TANGERANG (KM) – Ketua DPD LSM Pergerakan Perubahan Untuk Keadilan (PPUK) Tangerang Provinsi Banten Septrian, mengapresiasi aparat penegak hukum (APH) Polsek Legok dan Polsek Pagedangan Polres Tangerang Selatan atas kehadiran mereka dalam kegiatan masyarakat beberapa waktu lalu.
Hal ini ia ungkapkan dalam pernyataan tegas. Bahkan, ia juga mengkritik Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid atas buruknya tata kelola lalu lintas, khususnya di kawasan yang terdampak aktivitas pertambangan dan industri berat, Sabtu (31/5).

Karena tidak disediakan lahan kantong parkir kendaraan angkutan tambang dan infrastruktur jalan raya yang tidak memadai semakin memperburuk kondisi lalu lintas di jalan angkutan tambang.
“Kita perlu solusi konkret dari pemerintah daerah, bukan hanya wacana. Salah satu masalah mendasar adalah kurangnya kantong parkir yang menyebabkan kemacetan parah. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, Septrian juga menyerukan agar ada revisi terhadap regulasi dan Perbup 12 tahun 2022 yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan dan industri di wilayah Kabupaten Tangerang.
Septriana menuding masih adanya ketimpangan dalam penegakan hukum, dimana beberapa oknum APH diduga memihak kepada para pengusaha tambang besar dengan tujuan kepentingan pribadi.
“Kami minta Bupati Maesyal Rasyid tidak tutup mata. Harus ada ketegasan, karena saat ini masih banyak oknum APH yang justru berpihak pada kepentingan para pengusaha, bukan berpihak kepada rakyat. Ini bentuk pengkhianatan terhadap keadilan sosial,” tegas Septrian.
Desakan ini mencerminkan kekecewaan masyarakat sipil di Kabupaten Tangerang yang merasa kurang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan publik dan pengawasan terhadap industri tambang di daerah.
“Peran pemerintah daerah sangat penting untuk menciptakan sistem yang adil dan transparan, serta tidak tunduk pada tekanan modal dan kekuasaan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bupati Tangerang. Walaupun, wartawan kupasmerdeka.com sudah menghubungi melalui sambungan WhatsApp ke nomor pribadinya.
Reporter: Luky/HSMY
Leave a comment