Kritik Pengelolaan Tol oleh Swasta, CBA Desak Pemerintah Segera Ambil Alih, Dinilai Rugikan Negara
JAKARTA (KM) – Jalan tol Cawang-Pluit-Tanjung Priok merupakan salah satu infrastruktur vital di Jakarta yang dikelola oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), perusahaan milik Jusuf Hamka. Namun, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menyoroti pembagian keuntungan tol yang dinilai merugikan negara.
Menurut Uchok, sejak awal perjanjian konsesi, pemerintah hanya mendapat 25% keuntungan, sementara CMNP mengantongi 75%. Meskipun rasio keuntungan pemerintah meningkat menjadi 45% pada 2003-2025, CMNP masih mendominasi dengan 55% keuntungan. Pendapatan CMNP pun tercatat meningkat drastis, yakni mencapai Rp7,6 triliun pada 2023.
Uchok menilai perpanjangan konsesi kepada CMNP sebagai langkah keliru yang mengorbankan kepentingan rakyat.
“Dengan pendapatan sebesar itu, mengapa pemerintah terus menyerahkan pengelolaan jalan tol kepada swasta? Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Negara harus hadir, jangan hanya jadi penonton,” kritik Uchok melalui keterangan tertulisnya yang diterima KM (9/6/25).
Uchok juga mendesak pemerintah untuk mengambil alih pengelolaan tol strategis tersebut, membatalkan perpanjangan konsesi, dan memprioritaskan kepentingan publik daripada swasta.
Menurutnya, pengelolaan tol oleh pemerintah dapat meningkatkan pendapatan negara dan mengurangi beban masyarakat.
Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah atau CMNP terkait kritik tersebut. Namun, hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk mengevaluasi pengelolaan infrastruktur vital di Indonesia.
Reporter: Red
Editor: Drajat
Leave a comment