Aspirasi Masyarakat Bogor Bersatu (AMBB) Gelar Aksi Demo di Depan KPU Kota Bogor
Bogor (KM) – Aspirasi Masyarakat Bogor Bersatu (AMBB) menggelar aksi di depan gedung KPU Kota Bogor terkait dugaan gratifikasi atau praktik politik uang yang melibatkan jajaran KPU Kota Bogor.
Ketua AMBB, Irfan Yoga, menjelaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk bertemu seluruh komisioner KPU Kota Bogor guna mempertanyakan dugaan gratifikasi tersebut. Aksi yang berlangsung pada Rabu (5/2) ini menyoroti dugaan keterlibatan komisioner KPU, PPK, PPS, serta beberapa pasangan calon.
“Kami mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua pihak yang diduga terlibat. Masalah ini kami nilai sangat serius karena dilakukan secara terstruktur dan sistematis,” ujar Irfan.
Namun, saat mencoba memasuki gedung KPU Kota Bogor, para kader AMBB dihadang oleh aparat kepolisian. Hal ini memicu aksi dorong-dorongan antara kader AMBB dan aparat, yang menyebabkan beberapa kader mengalami luka ringan. Insiden ini justru meningkatkan semangat AMBB untuk menggelar aksi lanjutan.
“Kami menduga ada keterlibatan APH dalam dugaan gratifikasi ini. Tindakan represif aparat kepada kader kami sangat kami kecam, dan kami berharap kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegas Irfan.
AMBB mendesak APH agar bertindak sesuai prosedur hukum terkait kasus gratifikasi dan politik uang ini. Praktik semacam ini dinilai merugikan masyarakat Kota Bogor dan mencederai demokrasi di Indonesia.
“Kami meminta agar semua pihak yang terlibat, termasuk komisioner KPU, PPK, PPS, dan pasangan calon, segera dipanggil, diperiksa, dan ditindak sesuai hukum. Hal ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015, terkait Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota,” tutupnya.
Reporter: Ki Medi
Editor: rs0
Leave a comment