Sosok Kepala Pasar Haurgeulis Indramayu yang Dinilai Arogan dan Menolak Konfirmasi

INDRAMAYU (KM) – Sikap arogan Kepala Pasar Haurgeulis, Ria Khaeriyah, NIP 19810201 200901 2004, menjadi sorotan. Ucapannya yang dianggap tidak pantas dan tidak menunjukkan etika kedinasan memunculkan pertanyaan tentang alasan Dinas Koperasi UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Indramayu menempatkan sosok yang dinilai kurang layak memimpin pasar yang berada di wilayah perkotaan ini, Rabu (8/1).

Reaksi Ria yang dinilai kurang sopan dan cenderung mengabaikan etika, terlebih dengan nada lantang, mengejutkan awak media yang mengharapkan respons ramah dan profesional. Sikap tersebut dianggap tidak sesuai dengan citra seorang pemimpin, apalagi seorang perempuan yang seharusnya lebih lemah lembut dan memahami pentingnya menjalin hubungan baik dengan semua pihak, termasuk media.

Ketika wartawan mengajukan beberapa pertanyaan, Ria terlihat tidak memahami atau mungkin berpura-pura tidak mengerti fungsi media sebagai mitra strategis instansi. Bahkan, ia mengarahkan wartawan untuk mendatangi kepala pasar lain, menyebut nama Kepala Pasar Patrol, Pak Midi. Hal ini memicu perdebatan, karena seharusnya Ria bertanggung jawab penuh atas pengelolaan Pasar Haurgeulis tanpa membawa-bawa pihak lain.

Dalam adu argumen, Ria dengan nada kesal mempertanyakan maksud kedatangan wartawan ke pasar yang ia pimpin. “Urusan apa wartawan datang ke pasar saya?” ujarnya, yang dinilai semakin menunjukkan sikap tidak kooperatif.

Sikap tersebut menuai kritik dan dianggap perlu menjadi perhatian serius bagi instansi terkait untuk meninjau kembali kelayakan Ria sebagai Kepala Pasar Haurgeulis.

Reporter: Arifin S.

Komentar Facebook

2 Comments

  1. Wajar saja, karena Penduduk Indramayu sangat Membenci Situs Berita kelas Rendah yang banyak berkeliaran dengan Kalimat maupun Copy paste dari Perusahaan Berita lainnya.

  2. Masalah terkait dengan Kepala Pasar Haurgeulis Indramayu yang dinilai arogan dan menolak konfirmasi merupakan isu yang sensitif. Jika benar ada keluhan atau kekhawatiran masyarakat terkait sikap kepala pasar, penting bagi pihak terkait untuk membuka dialog yang transparan dan mengutamakan solusi demi kenyamanan bersama.

    Namun, terkait kritik terhadap media berita yang sering dianggap tidak kredibel, masyarakat perlu memilah informasi dari sumber tepercaya dan mendorong praktik jurnalisme yang beretika. Diskusi konstruktif dan laporan berbasis fakta adalah langkah terbaik untuk menyelesaikan permasalahan semacam ini.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.