Ketua DPRD Bogor Jelaskan Izin Jalur Tol Khusus Tambang Belum Selesai!

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Partai Gerindra Sastra Winara, S.H, di Gedung DPRD Tegar Beriman Cibinong, Selasa Siang (14/01/2025) (Dok : Hari Setiawan Muhammad Yasin/KM)

BOGOR (KM) – Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Gerindra Sastra Winara, S.H., menjelaskan izin untuk pembangunan Jalur Tol Khusus Tambang di Bogor wilayah Barat sepanjang 11,5 km, saat ini izinnya belum selesai.

 

“Jalur Tol Tambang di Kabupaten Bogor bagian Barat sampai saat ini izinnya belum selesai, PT. Amal Arjuna Jayabaya juga masih terus berusaha menyelesaikan,” jelas Sastra di Gedung DPRD Bogor, Selasa (15/1/2025).

 

Ia juga menambahkan, di Indonesia tidak ada Jalur Tol Khusus Tambang yang berbayar, baru di Kabupaten Bogor (wilayah Barat) Provinsi Jawa Barat ini yang akan dibangun.

 

“Di Indonesia sampai saat ini tidak ada Jalur Tol Khusus Tambang berbayar, semuanya gratis. Dan hanya ada di Kabupaten Bogor yang akan dibangun ini yang berbayar,” tambahnya.

 

Diakhir wawancara, Sastra Winara berjanji di 2025 akan ada progres dan sudah Ia sampaikan kepada Presiden Prabowo bersama Bupati Kabupaten Bogor pilihan rakyat Rudy Susmanto.

 

“2025 akan ada progres, dan ini sudah menjadi target Presiden Prabowo untuk menyelesaikan infrastuktur apalagi Pak Presiden tinggal di Bogor dan sudah saya sampaikan bersama Pak Rudy Susmanto saat bertemu Presiden,” janji Sastra Winara.

 

Sementara itu, Owner PT Amal Arjuna Jayabaya Mulyadi Jayabaya menegaskan dengan kalimat singkat, di tahun 2025 akan ada progres.

 

“2025 akan kita selesaikan dari perizinan dan lain-lainnya,” tegas Owner PT Amal Arjuna Jayabaya saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Rabu Sore (15/1/2025).

 

Perlu diketahui, secara keseluruhan jalur tambang ini akan terbentang sepanjang 11,5 km dengan luas tanah 32 hektar dan untuk lebar jalan ini adalah 30 meter.

 

Jalur Tol Khusus tambang tersebut nantinya akan dipergunakan khusus untuk truk angkutan barang tambang yang beroperasi di Kabupaten Bogor.

 

Dengan sepanjang sekitar 11,5 kilometer tersebut membutuhkan lahan seluas 32,7 hektare dan tol angkutan tambang akan terhubung dengan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) III.

 

Jalur Tol Khusus Tambang ini didesain dengan memiliki 8 pintu masuk dan keluar yang lokasinya dekat tempat pertambangan hingga melewati 12 jembatan. Titik awalnya yaitu dari Kecamatan Cigudeg -> Rumpin -> Tol Khusus Tambang.

 

Reporter: HSMY

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.