BEM STIE GICI Business School dan Ketua DPRD Kota Bogor Gelar Diskusi Publik

Kegiatan ini menjadi platform strategis untuk memotivasi generasi muda agar siap menghadapi tantangan era disrupsi. Empat pembicara utama yang hadir adalah Dr. Adityawarman Adil (Ketua DPRD Kota Bogor), Restu Kusuma (Anggota DPRD Kota Bogor periode 2019-2024), Dody Wahyudin (Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda Dispora Kota Bogor), serta Uwais Thoriq Nabhan (Ketua BEM STIE GICI Business School).

 

Mereka menyoroti pentingnya kontribusi pemuda dalam pembangunan bangsa, keterlibatan aktif dalam politik dan kebijakan publik, serta pengalaman pribadi dalam membangun kepemimpinan di usia muda. Para pembicara juga memaparkan program pemberdayaan pemuda untuk meningkatkan daya saing di tengah globalisasi.

Diskusi diawali oleh sambutan Uwais Thoriq Nabhan, Ketua BEM STIE GICI Business School, yang menekankan pentingnya acara ini sebagai bekal bagi mahasiswa dalam memahami kepemimpinan yang adaptif dan inovatif. Dalam paparannya, Uwais menyampaikan bahwa pemuda adalah agen perubahan dan harapan bangsa di masa depan. “Menjadi pemimpin hebat membutuhkan integritas, visi yang jelas, dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan,” ujarnya.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa STIE GICI Business School, organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, dengan peserta menyampaikan pertanyaan kritis terkait isu kepemimpinan dan tantangan era disrupsi.

 

Salah satu peserta, M. Atief, mahasiswa STIE GICI, mengungkapkan bahwa acara ini memberinya pandangan baru tentang pentingnya peran pemuda dalam menciptakan perubahan dan memotivasi dirinya untuk menjadi pemimpin di masa depan.

 

Acara ditutup dengan pernyataan dari para pembicara yang menegaskan pentingnya kolaborasi dan keberanian dalam menghadapi era disrupsi. Dalam wawancara, Uwais berharap diskusi ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat. “Kami ingin menciptakan generasi muda yang adaptif, visioner, dan inovatif. Kepemimpinan bukan soal jabatan, tapi bagaimana membawa perubahan nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.

 

Diskusi publik ini menunjukkan semangat generasi muda Bogor untuk menjadi pemimpin masa depan yang kompetitif dan tangguh di era globalisasi. BEM STIE GICI berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa guna membangun generasi muda yang inovatif dan berdaya saing tinggi.

 

Reporter: Ki Medi (edited)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.