Diduga Ukuran Besi Tidak Sesuai Ketentuan Di Penanganan Darurat Jalan Pemkab Bekasi Paket II, Dikerjakan CV. Pulau Intan Sejahtera
Bekasi (KM) – Proyek Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (DSDABMBK) dengan judul pekerjaan” Penanganan Darurat Jalan Kabupaten Bekasi Peket II yang dikerjakan oleh CV. Pulau Intan Sejahtera, Nomor SPMK: PG. 02.02/SPMK/PJL-DSDABMBK/2024, nilai Anggaran RP. 2.990.428.960,00 menggunakan APBD 2024 Pemkab Bekasi, Diduga kontraktor bermain curang.
Pasalnya, dari pantau media waktu dilokasi pekerjaan, di temukan ada beberapa tulangan pembesian pekerjaan Jalan Penanganan Darurat Paket II tidak sesuai dengan ketentuan.
Seperti ukuran besi bantalan dowel serta besi tie bar tengah yang terpasang terlihat di oplos olek pihak penyedia, sedangkan diameter pembesian sebagaimana yang sudah ditentukan didalam gambar dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), menurut keterangan konsultan Aca, yaitu ukuran besi 12mm.
Namun, ketika diukur menggunakan alat ukur Sigmat rata-rata untuk pembesian bantalan dowei dan tie bar tengah memiliki diameter 9,29 mm sampai 8,99mm.
Apalagi, matrial betonisasi saat di tuang dari mobil mixer (molen) terlihat sangat ecer, padahal untuk spesifikasi kualitas mutu beton menggunakan FS45.
Ketika itu, tim media mencoba menemui teknisi meminta agar melakukan tes slump, dari pihak pelaksana yang bernama nainggolan justru melarang supaya tidak dilakukan tes slump.
Sementara, Aca selaku Konsultan Pengawas terkait adanya pembesian yang tidak sesuai, dirinya lansung melakukan peneguran kepada pihak kontraktor, agar pembesian di ganti dengan besi yang sesuai.
Bagaimana besi yang sudah tertanam beton, Aca meyakinkan bahwa besi yang sebelumnya di hari pertama pekerjaan besi yang terpasang sesuai. Sedangkan di hari ke dua saja Aca tidak memerhatikan besi yang terpasang sesuai atau tidak, malah dirinya mengetahui saat media lakukan pengukuran.
Terpisah, Dede Chairul selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi, ketika dimintai tanggapan oleh tim media terkait kejanggalan pada kegiatan tersebut, dirinya tidak menanggapi.
Menilai hasil pekerjaan kontraktor yang di anggap tidak sesuai ketentuan, Pemerhati Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi, Fahri Rangga menyayangkan sikap konsultan pengawas dan pengawas Dinas.
Ia mengatakan harusnya waktu pelaksanaan dimulai, pengawas dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi dan Konsultan, terlebih dulu sudah melakukan pengecekkan pada pekerjaan tersebut, dikhawatirkan nantinya pekerjaan yang dikerjakan kontraktor tidak sesuai,”kata Rangga Kepada kupasmerdeka.com, Jumat (8/11/2024).
“Terkait hal ini, lanjut Rangga, pengawas harus berani menegur dengan tegas pihak ketiga apabila ditemukan kejanggalan dilapangan. Misalnya, ada bahan material yang kurang dan harus dipasang sesuai dengan ketentuan yang ada.
Seperti yang tercantum di estalase katalog Cv. Pulau Intan Sejahtera dimana lingkup dan pekerjaan teknis adalah Pekerjaan beton dengan spesifikasi tinggi, mutu yang digunakan adalah FS45 Slump 10±2. Pekerjaan meliputi pengecoran dipadatkan dengan concrete vibrator, grooving, plastik cor, bekisting, serta pemasangan joint sealent pada celah beton yang telah di cutter, termasuk pemeliharaan beton, apalagi harga satuan tulangan pembesian lumayan sangat besar”jelasnya.
Perlu diketahui, dari segi penggunaan pembesian saja banyak yang terlihat di oplos beda-bada ukuran, dengan itu saya pertanyakan peran konsultan pengawas waktu mengawasi proses pekerjaan tersebut.
Dengan kurangnya ukuran material besi dalam proyek yang menggunakan APBD atau hasil pajak masyarakat, tentu saja bisa menjadi indikasi merugikan keuangan daerah itu pola permainan agar mencari keuntungan, “cetusnya.
Maka dari itu, Rangga meminta untuk dilakukan Pemeriksaan oleh pihak Inspektorat maupun BPK yang langsung didampingi PPTK, PPK dan PA Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi,”tegasnya.
Reporter: Den
Leave a comment