Diduga, CV. Mardhotillah Mandiri Kurangi Volume Pekerjaan Jaling di Perum GSP

Pekerjaan Betonisasi Jalan Lingkungan di Perumahan Griya Setu Permai, Kecamatan Setu.

Bekasi (KM) – Lagi, pekerjaan proyek pengecoran Jalan Lingkungan (Jaling) yang berlokasi di Perumahan Griya Setu Permai, Desa Cibening, Kecamatan Setu, dikerjakan penyedia yang memakai CV. Mardhotillah Mandiri, dengan anggaran RP. 395.085.000.00 APBD 2024 Pemkab Bekasi, yang di selenggarakan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Bidang PSU. diduga kurangi ketebalan 11 hingga 12 centimeter,

“Sangat disayangkan, program yang sudah berjalan saat ini diduga di jadikan ajang mencari ke untungan oleh para pengusaha (kontraktor) yang bekerja tidak proporsional.

Padahal, untuk spesifikasi ketebalan betonisasi jalan lingkungan di Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi, yaitu 15 centimeter.

Dari pantaaun awak media, ditemukan beberapa kejanggalan yang melanggar spesifikasi teknis kegiatan, adanya indikasi dugaan kejanggalan dan kecurangan dilakukan pihak penydia didalam proses pengerjaan proyek tersebut, Selasa malam (20/08/2024).

Yaitu, ukuran penebalan betonisasi yang dikurangi dan plastik sheet penahan obat beton pun tidak dipasang sepenuhnya.

Menanggapi persoalan proyek yang dikerjakan pihak penyedia, menurut Ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB) Yanto Purnomo mengatakan, cara permainan penyedia saat proyek pemerintah sudah mulai dilaksanakan, sampai detik ini dari tahun ke tahun belum ada perubahan, padahal perubahan sistem yang saat ini di terapkan mengunakan E-katalog.

Terkait ukuran ketebelan betonisasi tidak sesuai spesifikasi dengan ukuran 15 cm, mengurangi hasil volume ketebelan, artinya penyedia ingin mendapatkan keuntungan besar dari pekerjaan yang didapatnya,” kata Yanto Rabu, (21/08/2024 kepada kupasmerdeka.com

Apalagi, lanjut Yanto, plastik sheet yang terpasang tidak full, padahal pengunaan plastik pengecoran jalan mempunyai fungsi sebagai lantai kerja cor beton untuk menahan resapan obat beton, agar menahan air semen tidak keluar merembes.

Perlu diketahui, banyaknya pekerjaan fisik betonisasi jalan yang dianggarkan pemerintah Pemkab Bekasi, yang melakukan pengurangan volume di Jalan Lingkungan (Jaling) dibeberapa wilayah yang ada di Kabupaten Bekasi,”ungkapnya.

Parah lagi, lebih lanjut yanto, secara terang terangan dihadapan para Pengawas dan Konsultan mereka berani melakukan pengurangan volume ketebalan dari ketentuan spesifikasi ketebalan beton 15 cm.

Dirinya pun menyesalkan perbuatan yang dilakukan para oknum penyedia yang masih berani melakukan pengurangan volume yang nantinya merugikan masyarakat,”ujar Yanto.

Maka dari itu, dirinya meminta Kadin Disperkimtan Nurchaidir, agar melakukan pengecekan kegiatan yang dikerjakan Penyedia CV. Mardhotillah Mandiri. Karena kami menduga volume spesifikasi di RAB tidak sesuai dalam kegiatan ini.

Pihaknya juga harus berani mengambil langkah tegas kepada oknum-oknum penyedia yang seperti ini, untuk tidak dijadikan rekanan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi yang dapat merugikan keuangan Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

 

Reporter: Den

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.