Pekerja PT Lantai Emas Kemenangan Jaya (LEKJ) Gelar Demonstrasi di Pabrik di Klapanunggal

BOGOR (KM) – Puluhan pekerja PT Lantai Emas Kemenangan Jaya (LEKJ) menggelar demonstrasi di pabrik mereka yang berlokasi di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Rabu, Kamis, dan Jumat (19, 20, 21 Juni 2024).

 

Para demonstran datang menggunakan kendaraan roda dua dan empat, serta satu mobil komando.

 

Massa tersebut menuntut pembayaran upah yang telah tertunda selama beberapa bulan. Aparat kepolisian dari Polsek Klapanunggal, termasuk Kapolsek Iptu Silvi Adi Putri, Strk., juga hadir untuk menjaga keamanan di lokasi. “Kami hanya mengamankan saja, Pak,” ujar Iptu Silvi saat dikonfirmasi oleh awak media.

 

Ratusan karyawan PT LEKJ melakukan aksi ini karena perusahaan belum memenuhi tanggung jawabnya terhadap mereka. Bahkan, hak-hak karyawan yang telah meninggal dunia juga belum dibayarkan. PT LEKJ diduga melanggar UU No 13 Tahun 2003 Pasal 62 dan Pasal 88 ayat 1, serta diduga melakukan pelanggaran pidana yang dapat berujung pada hukuman penjara atau denda hingga ratusan juta rupiah.

 

Agus S., Ketua Serikat PUK PT LEKJ sekaligus Koordinator Aksi, menyatakan bahwa mereka menuntut perusahaan segera membayarkan hak-hak karyawan, termasuk yang sudah meninggal dunia.

 

“Kami menuntut pembayaran gaji lima bulan yang belum dibayarkan, hak-hak karyawan yang telah di-PHK pada tahun 2019, 2021, dan 2023, serta pesangon bagi karyawan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia,” ujar Agus.

 

Agus juga menyebut bahwa PT LEKJ telah berulang kali ingkar janji dan lalai dalam memenuhi perjanjian yang telah disepakati bersama.

 

“Unjuk rasa ini adalah bentuk protes kami terhadap manajemen PT LEKJ yang sering lalai dalam pembayaran yang telah dijanjikan,” tegas Agus.

 

Para pekerja berencana menggelar aksi yang lebih besar di kantor pusat PT LEKJ di Jakarta jika tuntutan mereka sebesar 1,5 miliar rupiah tidak dipenuhi segera tanpa dicicil. Agus berharap perusahaan segera membayarkan semua gaji dan hak karyawan.

 

“Jika tidak ada itikad baik dari perusahaan, kami akan terus melakukan aksi sampai tuntutan kami dipenuhi,” ujar Agus.

 

Saat media meminta klarifikasi dari pihak perusahaan melalui petugas keamanan, mereka tidak berani memberikan pernyataan karena tidak ada instruksi dari atasan.

 

PT LEKJ diketahui merupakan produsen keramik dengan merek Industri Keramik Centro Batu Alam yang berlokasi di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

 

Redaksi

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*