Hari Kedua, Panwascam Pagaden Barat Subang Amankan Puluhan Ribu APK

SUBANG (KM) -Dua hari berturut-turut, Pengawas Kecamatan (Panwascam) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Pagaden Barat membongkar semua alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang saat masa tenang Pemilu 2024.

“Puluhan ribu kita tertibkan mulai dari spanduk, baliho banner, stiker di angkutan umum, semua kita tertibkan,” kata Ketua Panwascam Kecamatan Pagaden Barat Drs. H.Tatang saat penertiban APK, Senin (12/2).

Ia menuturkan berdasarkan peraturan pemilu bahwa mulai 11 Februari sampai 13 Februari 2024 merupakan masa tenang. Tidak boleh ada segala atribut kampanye terpasang menjelang waktu pencoblosan yang diselenggarakan 14 Februari 2024.

Panwascam Pagaden Barat bersama instansi terkait lainnya termasuk Satpol PP Kecamatan Pagaden barat, kata dia, di mulai 11 Februari 2024 hingga hari ini Senin 12 Februari terus melakukan penertiban dengan menyisir tempat yang disinyalir banyak terpasang atribut kampanye.

“Sesuai undang-undang, dimulai tanggal 11 Februari 2024 adalah masa tenang maka seluruh alat peraga kita tertibkan, tidak terkecuali baik di rumah pribadi maupun tempat umum,” katanya.

Ia mengatakan penertiban alat peraga kampanye itu dilakukan oleh petugas Satpol PP sebagai aparat yang berwenang mengeksekusi dan penegakan peraturan daerah, terutama yang di tempat umum.

Begitu juga dengan alat peraga kampanye di lingkungan rumah, kata dia, juga dilakukan pembongkaran dengan meminta izin kepada pemilik tempat atau meminta untuk menertibkannya sendiri.

“Kami akan menertibkan APK, selama alat peraga itu masih terpasang kita tertibkan,” katanya.

Kasi Trantib Kecamatan Pagaden Barat Memed Al.Azis menyatakan, semua jajarannya bergerak terus menyusuri berbagai tempat untuk menertibkan seluruh APK mulai dari kemarin pagi tanggal 11 Februari 2024.

Sampai hari ini, kata dia, petugas di lapangan masih terus menyisir tempat untuk menertibkan alat peraga kampanye seluruh peserta Pemilu 2024, tidak terkecuali stiker yang terpasang di mobil angkutan umum, semuanya dicopot.

“Insya Allah hari ini kita beres, kalau pun masih ada kita tertibkan besok,” kata Memed.

Reporter: Din

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*