Rajin Blusukan, Caleg DPR RI dari PAN Ini Ajak Kaum Muda Bangun Pikiran Positif, Hidup Mandiri dan Jadi Enterpreneur
DEPOK (KM) – Geliat para calon anggota legislatif (caleg) dari berbagai partai peserta pemilu 2024 sudah semakin gencar. Mesin-mesin partai pun sudah mulai menderu debu melancarkan jurus-jurus pemikat yang semakin menghangatkan suhu politik nasional.
Ari Pribadi Setiadarma, salah satu caleg DPR RI 2024 – 2029 dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bekasi – Kota Depok, termasuk yang intens alias rajin melakukan blusukan ke daerah-daerah pemilihnya, untuk melihat dan mendengar langsung berbagai kebutuhan dan kekurangan yang selama ini dirasakan masyarakat.
Kepada kupasmerdeka.com, sosok pengusaha muda yang mengaku memiliki banyak perusahaan ini ingin mengajak warga masyakat di Kota Depok dan Bekasi, khususnya para kaum muda untuk membangun pikiran positif dan mulai mengembangkan diri untuk menjadi wira usaha (enterpreneur) agar bisa hidup mandiri dan tidak ketergantungan pada bantuan orang tua atau keluarga.
Menurutnya, indonesia tidak lagi perlu lagi mengirim warganya ke luar negeri untuk menjadi TKI. “Bagaimana caranya agar anak-anak muda betul-betul bisa menjadi enterpreneur sejak dini. Karena Saya juga bekerja dan jadi enterpreneur dari nol,” ujar Ari usai mengikuti kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di wilayah Setu Jatijajar, Kota Depok, Sabtu (21/10).
“Saya akan tawarkam program jualan produk yang nanti bulan November sudah saya siapkan untuk masyarakat khususnya untuk Karang Taruna yang akan saya ajak agar mereka itu berpikiran menjadi enterpreneur dan tidak perlu lagi meminta-minta uang kepada orang tuanya,” jelasnya.
“Karena saya merasakan sendiri, meskipun orang tua dan keluarga saya dari kalangan orang berada, tapi saya berdikari sejak pindah dari Surabaya ke Jakarta dan memulai semua dari nol, Alhamdulillaah saat saat ini sudah punya banyak perusahaan, tanah dan aset lainnya”, ungkap dia.
Selain itu, Ari juga menyoroti persoalan di bidang kesehatan yang masih banyak dikeluhkan warga masyarakat. Ia pun berencana akan memetakan di mana saja posyandu yang masih memiliki kekurangan.
“Terutama di Bekasi, saya langsung bergerak ke Bantargebang, di situ orang melahirkan masih banyak yang pakai dukun beranak. Jadi saya ingin meminimalisir kecelakaan dan kematian bayi-bayi yang akan lahir,” terangnya.
“Saya sudah punya program dan sudah berjalan juga yaitu program untuk ibu paska melahirkan. Apalagi setelah melahirkan, dia tidak bisa bekerja dan menafkahi anaknya. Itu yang akan kita dukung untuk kita nafkahi anaknya guna keberlangsungan hidup selanjutnya,” lanjut Ari.
Khusus untuk dapilnya di Kota Bekasi & Kota Depok, Ari Pribadi Setiadarma menyatakan bila dirinya mendapat dukungan 1000 suara di tiap RW, dirinya akan memberikan langsung bantuan mobil ambulan untuk mengurangi resiko kematian di jalan, mengingat ambulan dari RS tidak langsung bisa hadir saat dihubungi warga yang membutuhkan, karena jarak tempuh yang memerlukan waktu lebih lama, sementara pasien sudah harus mendapat penanganan medis.
“Nanti di ambulan itu akan kita sediakan oksigen dan semua peralatan yang diperlukan kecuali alat kejut jantung, karena itu harus ada tenaga ahlinya, tidak boleh sembarangan, takutnya melanggar aturan kesehatan,” ucapnya.
Ia pun melihat, dari aturan kesehatan sendiri juga banyak yang tidak berjalan baik, seperti program BPJS kesehatan yang dalam beberapa hal belum terupdate . “Untuk hal ini saya akan berkoordisasi dengan kemenkes untuk segera update khususnya di dapil saya yaitu Kota Bekasi dan kota Depok,” lanjutnya.
“Kenapa hanya di Kota Depok dan Kota Bekasi, karena dukungan saya hanya berasal dari dua kota itu,” tegasnya.
Di bidang pendidikan, ia pun akan mengajak pihak Kemendikbud untuk melihat langsung kekurangan-kekurangan yang ada di SMA kota Bekasi dan Depok yang menurutnya masih sangat kurang untuk mengatasi masalah zonasi.
“Beberapa program lain yang saya prioritaskan adalah membangunkan aset-aset yang di Kota Depok yang selama ini belum berjalan, dan kemarin saya sudah koordinasi dengan DPRD Provinsi yaitu pak Hasbullah yang juga tandeman saya. Dan tugas saya adalah jalan nasional dan pak Hasbullah untuk jalan provinsi, di mana saya akan mengembangkan Depok,” ulasnya.
“Satu sisi sebenarnya simpel, yaitu bagaimana dari Sawangan itu tembus ke Bogor, itu saja dulu PR saya dan saya akan kembangkan dengan cepat untuk mengurangi permasalahan di Sawangan yang kemacetannya sudah sangat luar biasa,” imbuhnya.
Ari menjelaskan, bahwa sebenarnya kritikan yang ada sekarang dan memang riil terjadi yaitu inti nya di wilayah Sawangan dan jalan-jalan kecil di Kota Depok yang sangatlah sempit dan perlu pelebaran.
“Belum lagi untuk masalah sampah, banyak klaim yang menyatakan bahwa Depok itu bersih, namun saya melihat langsung itu di wilayah Sukmajaya banyak sekali sampah yang bergeletakan,” tambahnya.
“Jadi kalau ada yang bilang Depok itu bersih, saya akan ajak jalan untuk melihat secara langsung kondisinya,” tegasnya.
“Dan kedepannya, orang Depok dan Bekasi itu butuh orang-orang yang memiliki ide yang sangat tinggi bagaimana caranya menemukan solusi untuk pengembangan kotanya. Misalnya bagaimana agar menjadi incaran/lirikan dunia bahwa kota Depok dan Bekasi ini sangatlah bagus,” harapnya.
“Contohnya adalah Depok ini punya Batik, tapi belum ada satupun yang menyentuh Dewan, padahal itu sangat luar biasa sekali. Dan kalau saya dipercaya oleh masyarakat, di tahun kedua dan ketiga akan saya tingkatkan UMKM untuk program batiknya,” tuturnya.
“Jadi saya pesan kepada masyarakat, gunakanlah aspirasi hak pilihnya secara pemikiran positif. Kembangkanlah pemikiran positif kepada kami, agar kami bisa membawa aspirasi positif tersebut supaya segera didapatkan dan dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya lagi.
“Kepada warga depok, saya mohon doa dan dukungannya, insya allah apabila nanti saya terpilih, beberapa program dan PR saya akan dituntaskan dalam 4 tahun periode saya,” pungkasnya.
Reporter : Sudrajat
Editor : Redaksi
Leave a comment