Kakek Miskin di Indramayu Tinggal di Gubuk Reyot Berharap Bantuan Pemerintah

Kakek Dulloh di Indramayu keluhkan tidak ada bantuan pemerintah

Indramayu (KM) – Seorang kakek lanjut usia (85) di Dusun Naringgul, Desa Baleraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tinggal di gubuk reyot bersama istrinya, nenek Karti. Keduanya sudah renta dan memiliki keterampilan memijat, tetapi karena tempat tinggal mereka di areal tanah Perhutani yang jauh dari pemukiman warga, mereka tidak memiliki pelanggan.

Kakek Duloh, sapaan akrabnya, mengaku sudah terbiasa menahan lapar jika tidak ada pelanggan yang datang. “Saya sering puasa nahan lapar kecuali ada yang datang minta urut/pijit baru punya duit buat beli beras bisa masak,” kata dia.

Menurutnya, gubuk tempat tinggalnya sudah sangat tua dan tidak layak huni. “Gubuk ini sudah dalam tua selalu menemaninya Siang dan Malam tak kenal harapan dan impian,” keluh dia.

Kakek Duloh mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah, baik dari pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, maupun pusat. “Saya sama sekali tidak pernah di perhatikan oleh pemerintah,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisinya dan memberikan bantuan agar ia dan istrinya bisa hidup dengan layak.

Reporter: Arifin

Editor: red

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.