SMP N 3 Porong Berkomitmen Ciptakan Sekolah Ramah Anak dan Budaya Kearifan Lokal

SMP Negeri 3 Porong Sidoarjo berkomitmen menjadi Sekolah Ramah Anak (SRA)

SIDOARJO (KM) – SMPN 3 Porong, Sidoarjo, berkomitmen menjadi Sekolah Ramah Anak (SRA). Hal ini dibuktikan dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyediakan fasilitas sekolah yang memadai dan ramah anak. Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas yang bersih dan rapi, toilet yang terpisah antara putra dan putri, serta toilet khusus difabel. Selain itu, sekolah juga menyediakan kantin yang sehat dan bersih serta fasilitas olahraga yang memadai.

Selain menyediakan fasilitas yang memadai, sekolah juga berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan yang salah terhadap anak. Hal ini dilakukan dengan menerapkan aturan yang tegas dan konsisten, serta memberikan pendidikan karakter kepada siswa.

Kepala SMPN 3 Porong, Ikromilah Yety Prastuti S.Psi, M.Pd, mengatakan bahwa sekolah ramah anak merupakan hal yang penting untuk menjamin terpenuhinya hak anak dalam belajar.

“Sekolah ramah anak adalah sekolah yang mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak hak anak dalam belajar juga melindungi anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan yang salah,” ujar Ikromilah, Selasa (19/9).

Selain komitmen untuk menjadi SRA, SMPN 3 Porong juga berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai budaya kearifan lokal kepada siswa. Hal ini dilakukan dengan berbagai kegiatan, seperti pembelajaran budaya, kegiatan seni dan budaya, serta pengembangan kewirausahaan berbasis budaya kearifan lokal.

Salah satu contoh kegiatan yang dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai budaya kearifan lokal adalah Gebyar Kreasi Seni dengan tema “We love local Porong culture and heritage”. Dalam kegiatan ini, siswa SMPN 3 Porong menciptakan koreografi Candi Sumur Porong yang dimainkan dalam tarian “Tari Chandani ing Sumur”.

Ikromilah mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya lokal.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi siswa terhadap budaya lokal,” ujar Ikromilah.

Upaya yang dilakukan oleh SMPN 3 Porong untuk menjadi SRA dan menanamkan nilai-nilai budaya kearifan lokal patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak, serta untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada siswa.

Reporter: AHF

Editor: red

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*