Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI, Uchok Sky: Upaya Bikin Boneka Baru Oligarki
JAKARTA (KM) – Uchok Sky Khadafi memberikan beberapa kritik terhadap penunjukan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI, Selasa (26/9). Pengukuhan tersebut dilakukan melalui mekanisme kopi darat nasional (Kopdarnas) di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin malam (25/9).
“Pertama, bahwa penunjukan tersebut merupakan upaya PSI untuk menjilat rezim demi elektoral mereka. Hal ini karena PSI diketahui memiliki hubungan yang dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kedua, bahwa penunjukan tersebut merupakan upaya Jokowi untuk mengamankan kekuasaannya. Hal ini karena Jokowi diperkirakan akan menghadapi persaingan yang ketat dalam pemilihan presiden 2024,” katanya.
Alasan ketiga, ia menilai bahwa penunjukan tersebut merupakan upaya oligarki untuk menciptakan boneka baru. Hal ini karena Kaesang Pangarep merupakan sosok yang dekat dengan para oligarki.
“Kondisi politik di Indonesia yang menurutnya mirip dengan era Orde Baru. Pada era Orde Baru, Soeharto menempatkan anak-anaknya di berbagai posisi strategis, yang kemudian memicu kemarahan publik dan akhirnya menyebabkan kejatuhan rezim tersebut,” lanjutnya.
Ia juga menyesalkan bahwa kalangan generasi muda dari kaum rakyat jelata di negeri ini kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah. Menurut Uchok, kalangan muda dari kelas rakyat jelata justru dibiarkan berjuang sendiri melawan keterbatasan.
“Kami mengingatkan agar elite-elite politik tidak lagi menyuguhkan tontonan-tontonan yang justru menghina nalar publik. Menurut Uchok, teatrikal-teatrikal semacam itu justru membuat publik muak dan jengah,” ungkapnya.
Secara umum, tanggapan Uchok Sky Khadafi terhadap penunjukan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI dapat dikategorikan sebagai kritik yang tajam, menilai bahwa penunjukan tersebut merupakan upaya untuk melanggengkan kekuasaan oligarki dan mengabaikan kepentingan rakyat.
Rep: Mso
Editor: red
Leave a comment