Alami Krisis Air Bersih, Warga Jasinga Bogor Terpaksa Gunakan Air Sungai

BOGOR (KM) – Sudah beberapa pekan di beberapa wilayah di Indonesia mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih, salah satunya wilayah Desa Tegal Wangi, Kecamatan- Jasinga, Kabupaten Bogor, yang juga terdampak dari cuaca kemarau dan mengalami kekeringan serta krisis air bersih.

Untuk kebutuhan sehari-harinya, warga hanya mengandalkan sumber air dari sungai. Pasalnya, sumur warga saat ini mengalami kekeringan.

Meski pemerintah Kabupaten Bogor sudah beberapa kali memberikan bantuan air bersih, namun hal itu belum mencukupi untuk kebutuhan warga yang beberapa pekan ini mengalami kemarau.

Dari data yang di peroleh di Kecamatan Jasinga sekitar ada 10 desa yang mengalami dampak kekeringan atau krisis air.

Diketahui, tangki air yang dibangun di samping Desa Tegal Wangi oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bogor yang berkapasitas 8000 liter juga tidak meneteskan air sedikit pun.

Sekertaris Desa (Sekdes) Tegal Wangi Jaja mengaku, sumur milik warga hampir di semua dusun dari 3 dusun 8 RW mengalami kekeringan.

“Hampir semua sumur milik warga di 3 Dusun mengalami kekeringan, Sehingga untuk kebutuhan sehari-harinya mereka mengandalkan air yang ada di sungai Cibeureum,” ungkapnya.

“Setelah beberapa minggu tidak turun hujan, hingga akhirnya warga harus ke sungai untuk melakukan keperluan sehari hari,” pungkasnya.

Reporter: Andriawan/ Bayu

Editor: red 1

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.