Proyek Pengaspalan di Mustikasari Kota Bekasi, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi
BEKASI (KM) – Proyek pengaspalan(hotmix) di jalan RT 003, RW 002, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) diduga tidak sesuai mengurangi spesifikasi
Saat kupasmerdeka.com monitoring di lokasi kegiatan yang sudah selesai dikerjakan dan mengukur menggunakan alat ukur (Sigmat), ditemukan hasil ketebalan kurang lebih berkisar 0,690 cm sampai 1,2 cm.
Sementara, Pengawas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah Mustikajaya Yaman, saat dikonfirmasi mengenai volume keseluruhan dan gelaran ketebalannya dirinya hanya menjawab ketebalannya saja
“Kalau sesuai spesifikasi gelaran (tebal) 4 cm,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB) Yanto Purnomo menegaskan, bahwa dugaan pengurangan spesifikasi yang tercantum di RAB sangat mempengaruhi kualitas dan kuantitas pada hasilnya yang dikhawatirkan akan mengalami kerusakan pada aspal yang sudah tergelar.
“Kalau tidak sesuai gelarannya akan berdampak rusak dan mengelupas. Jadi spesifikasi ketebalan yang sudah disarankan Dinas harus dilaksanakan,” ucapnya, Jumat (7/7)
Lebih lanjut, kata Yanto, pihak Dinas BMSDA harus melakukan pengecekan tentang kualitas pekerjaannya, apakah sesuai spesifikasi atau tidak.
“Karena pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi ini kan menggunakan uang rakyat, jangan sampai uang rakyat terbuang sia-sia oleh pihak kontraktor tidak bertanggung jawab atas pekerjaannya,” tegas Yanto.
Yanto pun mendesak, kepala UPTD Mustikajaya untuk turun melakukan pemeriksaan di pekerjaan tersebut, jangan hanya duduk manis, agar mendapatkan hasil maksimal dan sesuai harapan masyarakat.
Reporter: Mon
Editor: redaksi
Leave a comment